Direktur RSUD Mengaku tak Tahu Soal Kasus Kematian Bayi – Butonpos
Suara Muna

Direktur RSUD Mengaku tak Tahu Soal Kasus Kematian Bayi

dr Agus Susanto

BUTONPOS.COM, RAHA– Kasus kejanggalan kematian bayi pasangan suami istri, Unyil dan Reni, warga Lagasa, Kecamatan Duruka paska operasi di RSUD Raha kini tengah dalam penyelidikan aparat Kepolisian. Ironisnya, Direktur RS berplat merah itu, de Agus Susanto belum memberikan informasi terkait itu. Ia mengaku belum mendapat informasi itu. “Saya belum tahu tentang itu. Saya tahu setelah baca di media massa,” kata Agus, kemarin.

Sebagai pimpinan, Ia membela bawahanya. Ia membantah bila penyebab kematian bayi itu akibat terlambat ditangani oleh dokter ahli kandungan, dr Tamsila. Katanya, tidak mungkin seorang dokter lamban menangani pasien. Bicara penanganan medis, pasti telah dilakukan. “Pasien diberi ruangan, pemasangan infus dan lain-lain itu merupakab bagian dari tindakan medis,” ungkapnya.

Ia menerangkan, dalam bertugas, dokter ahli tidak setiap saat berada di RS. Dokter datang ketika ada pasien mendesak. “Dokter biar jam berapa kalau ada pasien mendesak, pasti akan datang,” ujarnya.

Terkait obat yang dibeli keluarga pasien seharga Rp 1,9 juta di apotek luar RS, Agus menerangkan bahwa bisa saja pasien mengalami keadaan tertentu dimana, obatnya tidak tersedia di RS. “Ada obat-obat tertentu yang jarang digunakan oleh dokter untuk mengobati pasien sehingga tidak diadakan di RS dengan pertimbangan, kalau obat itu diadakan kemudian tak digunakan akan mubazir,” jelasnya.

Agus tak mempersoalkan keluarga korban melaporkan masalah tersebut ke Polres Muna, karena itu merupakan hak semua warga negara. Pihak RS sendiri nantinya siap menghadapi masalah itu bila sewaktu-waktu dipanggil Polisi. (cr1)

 

Click to comment

BERITA POPULER

Enter ad code here
Enter ad code here
-DPRD-BAUBAU-HUT-RI-280x300.jpg" alt="" width="280" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-212078" />
Enter ad code here

Copyright © 2016 Butonpos

To Top