37 TPS di Sultra Direkomendasikan PSU, Kota Baubau 14 TPS – Buton Pos
Suara Sultra

37 TPS di Sultra Direkomendasikan PSU, Kota Baubau 14 TPS

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan 37 tempat pemungutan suara (TPS) untuk dilakukan pemungutan suara ulang alias PSU. Jumlah tersebut tersebar di sejumlah daerah di Sultra. Untuk di Kota Baubau saja ada 14 TPS.

Rekomedasi PSU itu, Bawaslu merujuk pada Undang-Undang (UU) nomor 7/2017 tentang Pemilu dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 9/2019 pasal 65 ayat (2) huruf d.

“Sampai saat ini kami sudah rekomendasikan 14 TPS untuk dilakukan PSU. Kemungkinan masih akan bertambah,” ungkap Ketua Bawaslu Baubau, Wa Ode Frida Vivi Oktavia, Jum’at (19/4).

Dengan rincian, Dapil I (Kecamatan Murhum, Batupoaro, dan Betoambari) ada lima TPS, Dapil II (Kecamatan Wolio) tiga TPS, dan Dapil III (Kecamatan Kokalukuna, Bungi, Lealea, dan Sorawolio) enam TPS. Selengakapnya liha grafis.

Penyebab TPS-TPS tersebut direkomendasikan PSU, jelas Frida- sapaan akrab Wa Ode Frida Vivi Oktavia, antara lain karena ada warga negara yang mencoblos tanpa menyerahkan syarat pemilih.

“Ada orang tidak memiliki KTP elektronik maupun surat keterangan (Suket) dan tidak terdaftar baik dalam DPT maupun DPTb tempat dia memilih. Kemudian ada orang dari luar daerah yang tidak mempunyai formulir A5 atau pemilih pindahan,” ujarnya.

Ia mengakui, tidak semua jenis pemilihan direkomendasikan PSU di 14 TPS tersebut. Pihaknya tetap melihat jenis kesalahan yang dilakukan pada saat pemungutan suara sebelumnya.

“Ada yang cuma pemilihan presiden dan Wapres, ada yang hanya empat jenis pemilihan dan ada juga yang diulang semuanya,” urai Frida tanpa merincikan lebih jauh.

Frida menabahkan, untuk eksekusi rekomendasi itu, pihaknya mengembalikan ke KPU Baubau. “Namun, secara regulasi, paling lambat dilaksanakan 10 hari setelah rekomendasi,” tandasnya.

Terpisah, Ketua KPU Baubau, Edi Sabara belum bisa memastikan waktu pelaksanaan PSU tersebut. “Ini kami sedang kaji atau mengklarifikasi dulu dokumen yang ada,” imbuh Edi dikonfirmasi di kantornya.

Menurut dia, lahirnya rekomendasi PSU ini lebih disebabkan karena pemilih banyak yang memaksakan diri ikut mencoblos. “Ada beberapa yang sudah dilarang, tapi tetap memaksakan diri,” tukasnya.

Ia menyebutkan, tahapan Pemilu 2019 rencananya tetap akan dilanjutkan ke pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). “Jadi, PSU ini tidak menghambat pleno di tingkat kecamatan,” pungkasnya.

Tidak hanya di Baubau yang direkomendasikan untuk PSU. Untuk di Sulawesi Tenggara (Sultra) data yang diperoleh koran ini, ada 37 TPS direkomendasikan PSU.

Jumlah tersebut tersebar dis ejumlah kabupaten kota di Sultra, termasuk 14 TPS yang ada di Kota Baubau itu.

Sedangkan di Buton Selatan (Busel) ada 2 TPS, di Kolaka 9 TPS, Kendari 4, Bombana 2, Kolaka Utara 2, dan Konawe Kepulauan, Konawe Utara, dan Kolaka Timur masing-masing 1 TPS.

Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu, menjelaskan penyebab PSU antara lain karena beberapa kesalahan teknis dari penyelenggara. Seperti adanya pemilih dari luar Sultra yang melaksanakan pencoblosan tanpa membawa formulir pindah memilih (A5).

Diantaranya, lanjutnya, ada juga pemilih yang menggunakan C6 milik orang lain.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Busel Mahyudin mengaku pihaknya merekomendasikan PSU dua TPS di Kecamatan Batuatas, yakni TPS 6 Desa Batuatas Timur dan TPS 1 Desa Tolando Jaya.

“PSU di dua TPS di Batuatas. Desa Batuatas Timur TPS 6 dan Desa Tolando Jaya TPS 1,” tulis Ketua Bawaslu Busel Mahyudin melalui pesan Whatshapnya kepada media ini, kemarin malam.

Penyebab PSU kata dia, pemilih yang mempunyai KTP-el di luar Kecamatan Batuatas memilih di Batuatas tanpa menggunakan surat A5 dari KPU (pindah memilih).

Terpisah, Ketua KPU Busel, Ari Azhari Apriadi mengaku untuk TPS 6 Desa Batuatas Timur dengan jumlah DPT 224 sudah termasuk dengan dua persen penambahan. Sedangkan di TPS 1 Desa Tolando Jaya Kecamatan Batuatas dengan DPT 242 jiwa.

Ia menjelaskan untuk di TPS 1 Desa Tolando direkomendasikan Bawaslu menggelar PSU untuk calon presiden dan wakil presiden. Sedangkan di TPS 6 Batuatas Timur lima jenis pemilihan.

Ia mengakui, sesuai ketentuan paling lambat pelaksanaan PSU ini 27 April ini atau 10 hari pasca-Pemilu serentak 2019 lalu. Saat ini pihaknya sementara melakukan persiapan penjadwalan. “Secepatnya akan digelar PSU sebelum 27 April 2019,” ujarnya.

Ia menambahkan untuk pleno tingkat kecamatan di Kabupaten Busel rata-rata akan digelar Sabtu dan Minggu. Termasuk Kecamatan Batuatas tetap digelar pleno Sabtu ini. “Tapi kami menghimbau sebaiknya digelar besok (hari ini, red),” ujarnya ketika dikonfirmasi, Jumat (19/4) malam.

Dari data olahan berbagai sumber yang dihimpun media ini di Dapil tiga (Lapandewa-Batuatas) yang memiliki peluang suara terbanyak menduduki lima kursi di DPRD Busel dari dapil tersebut adalah La Muhadi, S.Pd (PKS) incambent. Drs La Nihu (GOLKAR), La Hermanto (Nasdem), Aliadi, SPd (HANURA) incumbent, Dodi Hasrin (PDIP). Namun dengan digelarnya PSU untuk lima jenis pemilihan di TPS 6 Batuatas Timur sejumlah kemungkinan masih bisa terjadi. Pastinya untuk yang lolos akan diplenokan KPU dalam waktu dekat ini. (aga/exa)

  • Berikut TPS di Kota Baubau yang direkomendasikan PSU:
  1. Dapil I
    -TPS 02 Kelurahan Wajo, Murhum
    -TPS 08 Kelurahan Lamangga, Murhum
    -TPS 10 Lamangga, Murhum
    -TPS 04 Kelurahan Kaobula, Batupoaro
    -TPS 18 Bonebone, Batupoaro
  2. Dapil II
    -TPS 01 Kelurahan Batulo, Wolio
    -TPS 18 Kelurahan BWI, Wolio
    -TPS 03 Kelurahan Kadolokatapi, Wolio
  3. Dapil III
    -TPS 08 Kelurahan Sukanayo, Kokalukuna
    -TPS 03 Kelurahan Kadolomoko, Kokalukuna
    -TPS 04 Kadolomoko, Kokalukuna
    -TPS 02 Kelurahan Waruruma, Kokalukuna
    -TPS 05 Waruruma, Kokalukuna
    -TPS 04 Kelurahan Bugi, Sorawolio

*Sumber: Bawaslu Kota Baubau

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top