47 Kasek Dan Kapus di Bombana Dikukuhkan – Butonpos
Suara Bombana

47 Kasek Dan Kapus di Bombana Dikukuhkan

Sekab Bombana, H Burhnuddin HS Noy mengukuhkan para Kasek dan Kapus, Kamis (28/9)

BUTONPOS.COM, BOMBANA – Pemkab Bombana akhirnya mewujudkan janjinya untuk mengembalikan jabatan para Kepala Sekolah (Kasek) dan Kepala Puskesmas (Kapus). Sedikitnya terdapat 47 jabatan fungsional resmi dikukuhkan, Kamis (28/9), di Aula Kantor Bupati Bombana.

Terdiri dari 28 untuk jabatan kepala sekolah (Kasek) serta 19 untuk jabatan Kepala Puskesmas (Kapus) yang dikukuhkan. Pengembalian jabatan untuk jajaran fungsional itu dilakukan akibat proses pelantikan pada pemerintahan sebelumnya dianggap menyalahi prosedur atau norma pengisian sebuah jabatan.

Sekab Bombana, H Burhnuddin HS Noy selaku eksekutor pelantikan menjelaskan, hadirnya pelantikan kali ini merupakan tindak lanjut atas pelantikan sebelumnya yang dinilai cacat alias tidak prosedural.

“Proses pelantikan kepala sekolah dan kapala puskesmas hari ini, seharusnya tidak perlu terjadi, jika pelantikan sebelumnya itu (pelantikan di masa pemerintahan Pj Bupati Bombana Hj Sitti Saleha, red) memenuhi syarat atau tidak menabrak aturan yang berlaku. Jadi pelantikan kali ini digelar untuk meluruskan pelantikan yang lalu itu,” jelasnya.

Setidaknya, dua aturan yang disebut-sebut dilanggar pada pelantikan sebelumnya itu. Antara lain, peraturan BKN nomor 7 tahun 2017 tentang prosedur dan mekanisme pengangkatan jabatan struktural maupun fungsional. Serta peraturan Mendiknas nomor 28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah untuk tugas tambahan.

Mantan Kadis Perhubungan Sultra ini menuturkan, banyak kenjanggalan yang terjadi saat proses pelantikan para Kasek dan Kapus waktu itu. “Saya heran sebab rekruitmennya kapan?Seleksinya kapan? Siapa yang menetapkan panitianya? Kemudian, kepada siapa yang proses SK-nya saat itu,” ungkapnya penuh tanya.

“Yang saya tahu, masa ada pengangkatan kepala sekolah dan kepala puskesmas yang tidak ditahu oleh kepala BKD. Yang tidak ditahu oleh Sekretaris Daerah. Ini kan suatu hal yang aneh. Saya sebagai pembina kepegawaian kabupaten, bertanggung jawab atas administrasi kepegawaian secara umum. Namun ko’ tidak diberitahu,” paparnya.

Kendati proses pelantikan penuh tanda tanya, namun Burhanuddin mengatakan, persoalan yang lalu itu cukup dilabeli sebagai langkah yang keliru. “Proses pelantikan yang lalu itu bukan salah ya, tapi keliru. Makanya saat ini kita wajib luruskan. Sebab menjadi salah juga kita bila hal yang keliru itu kita biarkan atau dipertahankan,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengembalian jabatan bagi Kasek maupun Kapus sangat ditunggu oleh masyarakat. Sejumlah mantan kasek maupun kapus meradang, akibat diganti secara tiba-tiba. Pergantian itu menimbulkan sejumlah efek, sehingga memantik untuk dikembalikan jabatannya ke posisi semula.

Proses Pengembalian jabatan itu digelar sekitar pukul 9.45 Wita kemarin. Ikut hadir diantaranya kadisbud Bombana Rauf Abidin, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia, Rusman Idja, serta disaksikan oleh sejumlah pimpinan SKPD Bombana. Proses pelantikan, diawali dengan pembacaan jabatan yang akan dirotasi atau dimutasi. Sedikitnya sebanyak 32 yang dimutasi untuk posisi Kasek, serta 16 untuk posisi Kapus. (dar)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top