5 Desember Pilkades Buton Selatan Serentak – Butonpos
Suara Buton Selatan

5 Desember Pilkades Buton Selatan Serentak

la siambo

BUTONPOS.COM, BATAUGA – Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) nomor 23 tahun 2017 tentang Pilkades serentak, 15 desa di Busel akan dilaksanakan pada 5 Desember 2017 mendatang. Pemkab mengalokasikan anggaran untuk Pilkades tersebut sebesar kurang lebih Rp 200 juta.

“Tahapan mulai tanggal 22 Agustus ini BPM mulai membentuk panitia. Tanggal 5 Desember dilakukan pemelihan serentak di 15 desa,” ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Busel, La Siambo.

Menurut tokoh pemekaran ini, tahapannya saat ini masih melakukan sosialisasi intens pada desa yang akan menyelenggarakan Pilkades. Mulai dari tatacara Pilkades secara serentak dan tatacara pemilihan secara Pergantian Antar Waktu (PAW). Pasalnya ada tiga desa yang Kadesnya di-PAW yakni Kades Marwali (Kecamatan Kadatua), Burangasi Rumbia (Lapandewa) dan Sandang Pangan (Sampolawa).

Mengingat kondisi topografi Busel yang terdiri dari daratan dan kepulauan, sehingga tim sosialisasi Perbup Pilkades serentak dibagi dua. Pertama wilayah kepulauan dipimpin La Siambo, sedangkan tim wilayah daratan dikomandoi Plt Sekab Busel, Kostantinus Bukide.

La Siambo menambahkan, selain sosialisasi tatacara pemilihan, tim itu juga mensosialisasikan waktu pelaksanaan Pilkades serentak. Pasalnya, Pilkades serentak di Busel ada tiga gelombang yakni Desember tahun 2017 (15 desa), gelombang kedua 2019 (36 desa) dan tahun 2021 (9 desa). Ditargetkan 2027, 60 desa di Busel sudah bisa menggelar Pilkades serentak.

Tahap pertama 2017 Pilkades serentak yakni 15 desa yakni Desa Karae, Lapara, Lantoi, Waindawula, Mokobeau, Kamoali (Siompu), Watiginanda, Bahari Dua, Bahari Tiga, Sandan Pangan (Sampolawa), Windu Makmur, Gaya Baru, Burangasi (Lapandewa), Batu Atas, Batuatas Timur dan Tolando Jaya (Batuatas).

Terkait anggaran, La Siambo mengaku sudah dialokasikan melalui APBD, dana kecamatan dan dana yang bersumber dari masing-masing desa yang menggelar Pilkades. Totalnya lebih kurang Rp 200 juta. Dana itu untuk operasional dan insentif penyelenggara. (aga)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top