Ahli Waris Blokir Halaman Loka POM – Buton Pos
Metro Baubau

Ahli Waris Blokir Halaman Loka POM

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Status kepemilikan lahan di halaman Loka Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kota Baubau ternyata masih bermasalah. Kompensasi sebidang tanah yang berlokasi di Kelurahan Bukit Wolio Indah (BWI) itu belum dibayarkan.

Ahli waris, Rusulin menagih janji pembayaran ganti rugi penggunaan lahan seluas 9.000 meter persegi di belakang Dinas Kesehatan (Dinkes) Baubau itu. Bentuk protesnya, ahli waris menyegel dan membuat pagar bambu di halaman kantor yang baru saja naik status dari Pos menjadi Loka tersebut, Sabtu (17/11) sekitar pukul 13.00 Wita.

“Kami ahli waris akan mengambil hak kembali dikarenakan adanya dugaan penipuan dikarenakan diiming-imingkan dengan ganti rugi lahan Loka POM Kota Baubau,” ujar Rusulin dikonfirmasi usai penyegelan.

Rusulin merupakan salah seorang anak dari pemilik lahan, La Ade geram akibat kompensasi yang dijanjikan sejak 2015 lalu tak kunjung ditunaikan Balai POM Kendari Provinsi Sultra.

“2015 lalu, ayah saya ditemui oleh pihak BPOM Sultra untuk melakukan mediasi halaman di depan kantor Loka (Pos kala itu) POM. Waktu itu mereka minta agar diberikan kepada pihak Balai POM dengan cara ganti rugi lahan,” ujarnya.

Lanjut cerita, waktu itu terjadi kesepakatan antara ayahnya dengan Balai POM Kendari. Nilai ganti rugi yang disepakati Rp 200 ribu.

“Pada saat itu ahli waris menerima tawaran dari pihak Balai POM dengan harga sebesar Rp 200 ribu. Bersama dengan itu, pihak ahli waris bersama-sama Balai POM provinsi melakukan pengukuran dengan luas sekitar 9.000 M2,” jelasnya.

Sesaat kemudian, kata dia, (mantan) Lurah BWI Noviar yang mengetahui ada pengukuran tersebut menyampaikan kepada pihaknya agar lahan itu diberikan saja kepada Loka POM. Alasannya, lahan Loka POM Baubau sudah termasuk seukuran dengan kantor Dinkes Baubau.

“Namun kenyataanya kantor Loka POM Baubau di luar dari anggaran ganti rugi kantor Dinkes Baubau. Pada saat pembayaran ganti rugi lahan kantor Dinkes Baubau sebesar Rp 10 juta ternyata tidak termasuk dengan lahan kantor Loka POM Baubau,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Balai POM Kendari, Leonard Duma mengaku belum mengetahui ada pemblokiran lahan halaman kantor Loka POM Baubau itu. “Belum ada laporan dari tim kami di Loka POM Baubau,” ujar Leonard melalui pesan WhatsApp, Sabtu petang.

Dia berjanji akan memperhatikan permasalahan ini. “Terima kasih sudah diinfokan, segera kami follow-up,” tukasnya.

Pejabat yang baru kurang lebih setahun menjabat Kepala Balai POM Kendari ini pun mengaku belum mengetahui ada perjanjian kompensasi lahan halaman Loka POM itu . “Terkait perjanjian, saya belum dapat info dari staf kami. Setahu kami tanah tersebut merupakan hibah dari Pemkot Baubau,” tandasnya. (exa)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top