Anggaran PSU Bombana belum Jelas – Butonpos
Politik

Anggaran PSU Bombana belum Jelas

SITI SALEHA

BUTONPOS.COM, BOMBANA – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan KPU Bombana untuk menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) selambat-lambatnya 30 hari setelah putusan pada 26 April. Artinya KPU memiliki waktu kurang lebih sembilan hari lagi.

Namun hingga, kemarin anggaran untuk penyelenggaraan PSU di tujuh tempat pemungutan suara (TPS) itu belum jelas.

Pj Bupati Bombana Hj Sitti Saleha mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan rapat internal guna membicarakan rencana PSU tersebut. Satu diantaranya, terkait kesiapan anggaran yang dimiliki Pemkab Bombana saat ini.

“Kita tunggu saja hasil rapat koordinasi itu ya. Saya akan memanggil TPAD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) untuk membicarakan terkait kesiapan anggaran kita. Rapatnya akan digelar dalam waktu dekat ini,” ujar Sitti Saleha.

Kadis Disperindag Provinsi Sultra ini menegaskan, dana PSU dapat saja disisihkan atau dicarikan jalan keluarnya asal item pengalokasiannya nanti tidak berbenturan dengan hukum atau aturan yang ada.

“Nanti kita lihat sejauh mana anggaran yang dibutuhkan oleh pihak penyelenggara. Kami pun akan memanggil mereka untuk mendengar usulan untuk PSU itu,” jelasnya.

Saleha mengingatkan, setidaknya ada tiga kebutuhan anggaran yang perlu dicermat dalam Pilkada, yakni kebutuhan pihak menyelenggarakan (KPU), pihak yang mengawasi (Panwas) serta pihak pengamanan (Unsur Kepolisian)

Mantan Kadis Dispenda Kabupaten Bombana ini menjelaskan bahwa apapun bentuk taktisnya nanti, namun anggaran untuk lanjutan Pilkada Bombana itu tetap bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Dananya itu kan tetap dari APBD. Jika estimasi yang dibutuhkan nanti tiba-tiba diluar dari kesiapan anggaran yang dimiliki Pemkab saat ini. Nah inilah yang mesti dicarikan solusi atau jalan keluarnya. Contoh, kita butuh suatu alokasi anggaran tambahan di APBD. Tetap kita akan upayakan, namun kan butuh proses. Punya tahapan atau mekanisme yang mesti dilalui. Diantaranya itu, pembahasan melalui meja DPRD,” tandasnya.

Prev1 of 2

Click to comment

BERITA POPULER

To Top