Ayah di Buteng Diduga Setubuhi Anak Tirinya Hingga Hamil – Buton Pos
Hukum

Ayah di Buteng Diduga Setubuhi Anak Tirinya Hingga Hamil

ilustrasi

BUTONPOS.COM, LABUNGKARI – Seorang Ayah berinisial RH (45) di Kelurahan Mawasangka, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) diduga tega menyetubuhi anak tirinya yang masih di bawah umur berulang kali hingga hamil. Mengetahui tanda-tanda kehamilan anak tirinya tersebut, RH kemudian memaksanya untuk pergi merantau.

Mendapat paksaan yang tak sesuai keinginannya dan hanya merupakan akal-akalan saja dari ayah tirinya, korban (15) yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA itu bersikeras tak mau meninggalkan kampung halamannya. Terpaksa, dia menceritakan kelakuan ayah tirinya selama ini terhadap dirinya kepada ibunya dan keluarganya.

“Kami sudah laporkan kejadian ini kepada Polsek Mawasangka sejak 30 November lalu, tapi pelaku tak ditahan dengan alasan belum cukup bukti kuat. Padahal, kami sudah perdengarkan rekaman pengakuan korban sudah disetubuhi ayah tirinya. Setelah penahanannya memenuhi unsur, pelaku sudah melarikan diri, baru pihak Polsek menyesal,” ungkap Bob yang merupakan paman korban saat menghubungi Buton Pos, Minggu (3/12).

Dari penuturan korban, kata Bob, RH menyetubuhi anak tirinya tersebut sejak Agustus lalu dan sudah berlangsung selama empat bulan. RH selalu memanfaatkan kesempatan ketika istrinya sedang sibuk mengajar atau rumah sepi dan memaksa korban untuk melayani syahwatnya.

“Pengakuan korban sudah empat kali dipaksa ayah tirinya untuk berhubungan badan sejak Agustus lalu. Setelah dirinya diketahui hamil, dia dipaksa untuk merantau dan berangkat bersama salah satu pemuda di kampung untuk berangkat ke Surabaya,” beber Bob.

Meskipun diberi ongkos, lanjut Bob, si pemuda tidak mau. Apalagi diminta untuk mengawini korban yang merupakan teman baiknya di Surabaya nanti. Sehingga mendatangkan kecurigaan kepada ayah korban, ditambah lagi setelah mengetahui pengakuan korban sendiri yang dipaksa dan diancam ayah tirinya untuk merantau.

“Indikasi yang menguatkan kecurigaan keluarga, istrinya sendiri pun dilarang keluar rumah dan berhubungan dengan saudara-saudaranya yang lain. Bahkan, istrinya tersebut dilarang lagi untuk mengajar. HP-nya pun untuk berkomunikasi dengan orang lain sudah disita,” bebernya.

Kapolsek Mawasangka, Iptu Panawi yang dikonfimasi melalui telepon selulernya membenarkan adanya laporan dugaan persetubuhan yang dilakukan RH terhadap anak tirinya tersebut. “Saya masih berada di Wamengkoli ini, kecuali nanti di kantor baru saya bisa sebutkan tanggal dan nomor laporannya,” singkatnya.(uzi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!