Busel Isaratkan Rekrut PPPK Gelomban Dua – Buton Pos
Suara Buton Selatan

Busel Isaratkan Rekrut PPPK Gelomban Dua

BUTONPOS.COM, BUTON SELATAN – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) tidak merekrut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama. Pasalnya anggarannya tidak masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 yang digetok sebelum ada kepastian perekrutan honorer K2 menjadi PPPK.

Meski begitu, Sekretaris Daerah Busel Drs La Siambo, memberi isarat untuk merekrut PPPK tahap dua. Kata La Siambo, jika memungkinkan tahapan berikutnya Desember 2019 Pemkab baru berencana melaksanakan rekrutmen.

“Kita tidak lakukan perekrutan karena tidak ada anggaranya di APBD 2019. Kita sudah ketok palu APBD baru ada kebijakan perekrutan P3K,” kata Jendral ASN Busel itu belum lama ini.

Ia menjelaskan, untuk honorer K2, Busel hanya menerima dari Kabupaten Buton. Karena penetapan honorer K2 waktu itu Busel masih bergabung dengan Kabupaten Buton.

Setelah Busel pisah dari Buton jumlah honorer K2 Busel sebanyak 44 orang. Kalau yang diutamakan itu adalah sarja. Maka sesuai data di Badan Kepegawaian Negera (BKN) jumlah honorer K2 Busel yang sarjanah hanya 38 orang.

Sisanya enam orang hanya tamatan sekolah menengah atas (SMA) sederajat. “Ini yang menjadi kendala. Karena syaratnya tamatan SMA tidak bisa direkrut dalam P3K. Harus tamatan sarjana, sementara honorer K2 ini masih ada tamatan SMA,” katanya.

Siambo menjelaskan, berdasarkan aturan, mekanisme pembayaran gajinya PPPK sesuai gaji aparatur sipil negara (ASN). Tapi tidak ada uang pensiunya. Mekanisme PPPK ini dengan metodenya menganut sistem kontrak kerja tiap tahun direvisi.

“Kalau sudah tidak profesional bekerja dan melakukan pelanggaran maka tidak lagi diperpanjang kontraknya,” jelasnya. (aga)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top