Busel Tahap Penilaian Akhir DOB – Buton Pos
Suara Buton Selatan

Busel Tahap Penilaian Akhir DOB

BUTONPOS.COM, BUTON SELATAN – Tahun 2019 Kabupaten Buton Selatan (Busel) akan berakhir menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), jika 10 aspek evaluasi penilaian dari Otoda Kemendagri terpenuhi.

“Tanggal 19-22 Maret 2019, tim penilai evaluasi DOB dari Dirjen Otoda Kemendagri akan ke Busel menilai 10 aspek evaluasi DOB,” kata Kadis Kominfo Busel, Muh Al-Ikhsan kepada media ini, Jumat (15/3).

Menurutnya, tim Dirjen Otoda Kemendagri akan melakukan pengamatan dan pengumpulan data pengembangan DOB Busel dari 10 aspek penilaian. Namun dari 10 aspek penilaian itu, untuk Busel hanya ada lima aspek yang ditekankan harus penuhi.

Aspek-aspek yang menjadi penilaian tim evaluasi yakni terkait pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), penataan dan pengisian porsonel OPD, pengisian DPRD, penyelenggaran wajib dan pilihan, pembiayaan dan alokasi, pengalihan asset, batas wilayah, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), sarana prasarana dan proses pengalihan ibu kota (pengecualian).

Kata dia, percepatan pembangunan infrastruktur sarana prasarana pemerintahan, pembangunan infrastruktur, DOB Busel sudah dipenuhi. Karena tahun 2019 ini sudah dialokasikan anggaran untuk pembangunan 11 kantor OPD.

Aspek kedua, penambahan personel ASN. Soal ini sudah terjawab. Ada penambahan 410 ASN tahun 2018. Percepatan penyelesaian aset dan hibah daerah induk. Soal kasus ini sudah ada dokumen SP2D dari Kabupaten Buton dan Busel.

Aspek percepatan penyelesaian batas tegas wilayah. Soal ini juga sudah diselesaikan. Termasuk kasus sengketa pulau Kawi-Kawia sudah selesai. “Sudah selesai semua. Sudah clear persoalan batas wilayah,” katanya.

Aspek penilaian dokumen RTRW. Kata dia, soal RTRW sudah dalam proses Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). “Alhamdulillah semua sudah diselesaikan, insya Allah tidak ada kendala lagi,” ujarnya.

Kalau ini sudah dipenuhi semua, maka tinggal menunggu pengumuman akhir 2020. Apakah sudah bisa dilepas sejajar dengan kabupaten/kota yang sudah duluan mekar. “Jadi ini penilaian akhir 2019 ini,” katanya.

Pemkab sangat optimis dengan target DOB Busel. Karena penilaian tahun 2018 lalu, dari tiga DOB yang sama-sama mekar, Busel urutan pertama. “2020 sudah lepas menjadi kabupaten yang sejajar dengan daerah lain di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Kabag Tapem Setkab Busel, LM Toto Martosiswoyo membenarkan hal tersebut. Seluruh aspek penilaian sudah dirampungkan. Seluruh dokumen data pendukung yang menjadi aspek penilaian sudah terpenuhi. Data itu akan diserahkan ke tim evaluasi DOB pekan depan.

“Insya Allah kita optimis tidak ada kendala, kita bisa keluar dari DOB menjadi kabupaten/kota yang sejajar dengan daerah lain yang duluan mekar,” katanya.

Menurutnya, dari sepuluh aspek penilaian sudah diselesaikan semua. Termaksud batas tegas wilayah antara Kota Baubau dengan Busel, Kabupaten Buton dan Busel sudah selesai yang difasilitasi Pemprov Sultra.

Begitupun soal aset daerah, pembangunan infrastruktur perkantoran sudah selesai tahun 2019 ini.

Ia menambahkan, Pemkab Busel akan memaparkan data penilaian akhir tim evaluasi DOB Busel. Hasilnya tinggal menunggu dari Dirjen Otoda Kemendagri yang menentukan hasil final akhirnya. Yang menentukan kabupaten Busel lepas dari DOB. Dari seluruh dokumen data aspek penilaian akhir DOB itu akan diserahkan ke tim Dirjen Otoda. Tim evaluasi DOB akan dipimpin Direktur Penataan Daerah Otsus Otda Kemendagri, Andi Bataralifu. (aga)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top