Catut Nama Bupati Buteng, Penipu Dapat Ratusan Juta dari Kades dan Warga – Buton Pos
Suara Buton Tengah

Catut Nama Bupati Buteng, Penipu Dapat Ratusan Juta dari Kades dan Warga

LABUNGKARI – Hanya bermodal memasang foto Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin dan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) di profil WhatsApp-nya, penipu berinisial AA (23) berhasil mengeruk uang ratusan juta dari dua kepala desa (Kades) dan beberapa warga di Kabupaten Buteng.

Melalui komunikasi chating WhatsApp tersebut, AA menawarkan pekerjaan proyek dengan membuat surat perintah kerja (SPK) palsu kepada kepala desa. Setelah tawarannya disetujui, AA kemudian meminta fee dari proyek yang ditawarkan tersebut.

Kades Langkomu yang percaya atas tawaran itu, meskipun tak ada uang ditangan berupaya keras mendapatkannya walaupun harus meminjam dari warganya. Bahkan, ia menjanjikan juga kepada warganya tersebut untuk dilibatkan dalam pekerjaan.

“Pelaku ini sengaja memasang profil WhatsAppnya dengan memasang foto saya. Kemudian melakukan komunikasi kepada Kades dengan menawarkan proyek yang sudah ada SPK-nya dan ada tanda tangan saya. SPK dan tanda tangan saya itu beserta stempelnya dipalsukan,” beber Bupati Buteng H Samahuddin usai mengklarifikasi kasus tersebut pada apel gabungan yang dihadiri para Kepala OPD, camat, lurah, kades, seluruh ASN dan honorer lingkup Pemkab Buteng di halaman kantor bupati, Senin (2/12/2019).

Samahuddin menyayangkan Kades percaya begitu saja tawaran AA tersebut, tanpa melakukan konfirmasi langsung dengan menemui dirinya di kantor atau di rumahnya. “Harusnya ketika ditelepon setelah berkomunikasi melalui WhatsApp dan tidak diangkat, Kades sudah harus curiga,” tandasnya.

Kasus ini sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian dan sementara pelaku menjalani pemeriksaan bersama ketiga rekannya. Untuk melengkapi data Kepolisian, beberapa korban juga sementara dimintai keterangannya.

Dari pengalaman kasus ini, Samahuddin meminta kepada masyarakat Buteng untuk tidak langsung percaya kepada oknum-oknum yang mengatasnaamakan bupati menawarkan proyek pekerjaan atau penerimaan CPNS maupun kenaikan pangkat bagi ASN.

“Kalau ada oknum-oknum seperti itu, segera laporkan dan konfirmasi langsung kepada saya. Anak saya pun atau ajudan, konfirmasikan ke saya untuk memastikannya,” tegasnya.(uzi)

Berikut nama-nama korban penipuan yang masuk dalam laporan bupati:

1. Kades Langkomu Rp 20 juta
2. Kades Lanto Rp 30 juta
3. La Kandari (Desa Katukobari) Rp 50 juta
4. Ajuna (Desa Morikana) Rp 58,6 juta
5. Masril (Desa Morikana) Rp 52 juta
6. La Agi (Desa Watorumbe) Rp 30 juta
7. La Ndaundi (Desa Lakorua) Rp 55 juta
8. Sitima (Desa Langkomu) Rp 20 juta
9. Firman (Desa Langkomu) Rp 85 juta
10. Aludin (Desa Langkomu) Rp 19,5 juta
11. Arni (Desa Langkomu) Rp 15 juta
12. Wa Ona (Desa Langkomu) Rp 50 juta
13. Mardin (Desa Langkomu) Rp 50 juta
14. Abdul Rahim (Desa Katukobari) Rp 25 juta



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

Copyright © 2019 Butonpos

To Top