Demi Harta Warisan, Saudari Kandung Dibunuh – Buton Pos
Hukum

Demi Harta Warisan, Saudari Kandung Dibunuh

Iptu Hasanuddin SH MH

BUTONPOS.COM, PASARWAJO – Akibat desakan ekonomi dan ingin menguasai harta warisan, Ilham dan Haryono tega bersekongkol menghilangkan nyawa Ratna (40). Ratna merupakan kakak kandung Hariyono, dan sepupu bagi Ilham. Wanita naas ini merupakan mayat yang ditemukan dalam kondisi tak dikenal di salah satu kebun warga Desa Gaya Baru, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Minggu malam (9/7) sekitar 21.30 Wita.

Kedua tersangka dan korban merupakan warga Kota Baubau asal Wanci, Kabupaten Wakatobi. Dalam kasus pembunuhan sedarah ini, Ilham bertindak sebagai eksekutor sedangkan Hariyono merupakan otak perencananya.

Ilham tega menghilangkan nyawa sepupunya Ratna karena dipicu desakan ekonomi untuk menggelar acara aqiqah anaknya. Desakan ini dimanfaatkan oleh kakak kandung korban, Hariyono, dengan menjanjikan uang kepada Ilham untuk membunuh Ratna. Harapannya ketika Ratna meninggal, maka harta warisan orang tua berupa rumah kos lantai dua di Jalan Wa Ode Walanda, Kelurahan Lanto, Kota Baubau dapat dikuasai Hariyono.

Kasat Reskrim Polres Buton, Iptu Hasanuddin SH MH, menceritakan, kronologi kejadian terungkapnya kasus ini berawal pada 7 Juli 2017 tersangka Ilham datang ke Polsek Wolio, Polres Baubau untuk melaporkan sepupunya Ratna telah meninggalkan rumah sejak 1 Juli 2017 yang hingga kini belum kembali. Namun entah desakan apa, dua hari berikutnya atau tepatnya 9 Juli 2017 Ilham bersama tersangka Hariyono datang kembali ke Polsek Wolio dengan membawa pengakuan bahwa mereka berdua telah membunuh Ratna.

Atas pengakuan ini, lanjut Hasan sapaan akrab Hasanuddin, Polsek Wolio langsung melakukan pengembangan menuju tempat kejadia perkara (TKP) pembunuhan. Di tempat tersebut akhirnya ditemukan sesosok mayat wanita dalam kondisi hancur tak dikenal karena ternyata dibunuh sejak 1 Juli 2017 atau sembilan hari sebelum kedua tersangka mengaku.

Mengingat Busel merupakan wilayah hukum Polres Buton, maka Polsek Wolio ketika itu langsung melakukan koordinasi dengan Hasan untuk dilakukan olah TKP. Setelah itu, kedua tersangka dibawah menuju Polres Buton untuk diamankan di dalam sel tahanan sambil dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Untuk motiv pembunuhan, tersangka Hariyono sebagai otaknya ingin menguasai harta warisan orang tua yang dikelola korban. Sedangkan Ilham diiming-imingi uang oleh Hariyono bahwa kalau kau bunuh itu saya kasi uang. Ilham pada saat itu anaknya mau diaqiqah sehingga melakukan apa yang disuruh Hariono,” kata Hasan ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/7).

Prev1 of 2

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!