Dewan Busel Sidak Proyek – Butonpos
Suara Buton Selatan

Dewan Busel Sidak Proyek

Proyek pengaspalan jalan di Desa Lontoi Kecamatan Siompu yang diduga tak dilapisi batu kerikil, sehingga menyalahi bestek

BUTONPOS.COM, BATAUGA – Sebagai fungsi pengawasan anggota DPRD Busel menggelar inspeksi mendadak (Sidak) proyek pengaspalam jalan poros Lontoi – Kaimbulawa, Kecamatan Siompu, Busel. Sidak proyek ini menyikapi pengaduan masyarakat atas dugaan pengaspalan yang menyalahi bestek.

Sidak ini dipimpin Ketua Komisi I, La Hijira didampingi La Witiri, Anggota Komisi satu yang juga Ketua Baleg DPRD Busel.

Hasil temuan Komisi I di lapangan ini, diketahui proyek yang dikerjakan CV Citra Baru, diduga tidak menggunakan batu kerikil, tapi langsung disiram di atas semen rabat. “Sehingga kekutannya diragukan,” kata La Hijira.

Di lapangan, Komisi I juga menemukan tidak ada gambar proyek terpasang di beskem. Selain itu, tim Sidak DPRD juga menemukan beskem tidak dipasang papan dan gambar proyek, padahal sudah ada anggarannya dan dalam proses pengerjaan.

Sementara itu, La Witiri menduga, pengawas proyek juga tidak bekerja untuk mengarahkan pekerja, sehingga pengawas lapangan bekerja tanpa melihat gambar. “Aturannya, tiap proyek harus ada papan proyek sehingga terlihat jelas apalagi ini harus transparan,” jelas Witir, panggilan La Witiri melalui pers realisnya, kemarin.

Untuk itu kata dia, DPRD akan mempertanyakan proyek tersebut untuk mencocokan gambar dengan pekerjaan di lapangan. Jika menyalahi bestek, terpaksa harus dibongkar.

“Pengaspalannya langsung dihambur di atas aspal tampa batu kerikil, sehingga kekuatannya tidak ada,” jelas witir yg juga mantan wartawan itu.

Dalam sidak proyek-proyek di Siompu itu, ikut serta Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PU Busel Muswar M Patu. Tim juga sempat melihat proyek talud di Desa Karae dan Tongali. Khusus proyek guadral (pengaman jalan), sebagian terpaksa dihentikan karena diduga menyalahi bestek di Desa Kaimbulawa.

DPRD dalam waktu dekat bakal mengagendakan rapat untuk mempertanyakan secara teknis kepada instansi terkait. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan fisik di Busel dapat berjalan maksimal dengan kualitas pekerjaan yang maksimal pula.

Prev1 of 2

BERITA POPULER

To Top