Dewan Pastikan Garuda Hengkang – Butonpos
Suara Muna

Dewan Pastikan Garuda Hengkang

Pesawat Garuda saat mendarat di Bandara Sugimanuru, Mubar

BUTONPOS.COM, RAHA – Maskapai penerbangan Garuda sejak Juli lalu mulai beroperasi di Bandara Sugimanuru, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar). Perusahan tersebut mengoperasikan pesawat jenis ATR berkapasitas 72 seat dengan rute Makassar-Raha (PP) dengan jadwal seminggu tiga kali (Senin, Rabu dan Jumat).

Pembukaan rute penerbangan tersebut setelah Pemkab Muna menyediakan subsidi sebesar Rp 8 M. Dan untuk subsidi 35 seat, Pemkab diwajibkan membayar Rp 465 juta per bulan. Subsidi itu mulai dibayarkan sejak Juli. Namun, setelah hampir sebulan beroperasi, dewan menilai ada kejanggalan dalam subsidi tersebut.

Ketua Komisi II, La Samuri menerangkan bahwa, subsidi itu sama saja menguntungan pihak maskapai. Pasalnya, selama maskapai Garuda beroperasi, sama sekali tidak menguntungkan bagi Pemkab Muna maupun masyarakat. Selain penumpangnya sedikit, akses untuk mendapatkan tiket juga sulit.

“Subsidi itu sama saja, kita carter itu pesawat. Karena ada tidaknya penumpang, pesawat tetap terbang,” katanya.

Ia pastikan, bilamana nantinya subsidi telah habis, Garuda akan hengkang dari Bandara Sugimanuru. Alasanya cukup simpel, jumlah penumpang sangat sedikit. Satu kali, Ia menumpangi Garuda, penumpangnya hanya sekitar 15 orang. “Yakin dan percaya, kalau subsidi habis, pesawatnya akan hengkang,” ungkapnya.

Politisi PBB itu mengaku, dewan bersama Pemkab mengalokasikan subsidi di APBD 2017 agar menarik investor masuk ke Muna. Garuda diyakini mampu mempromosikan potensi wisata yang ada di Muna. Namun dalam perjalanannya, ada yang salah terkait MoU subsidi antara Pemkab dan Garuda. Hingga saat ini dewan tidak mengetahui isi MoU yang hanya diteken oleh Bupati Muna, LM Rusman Emba.

“Kita tidak tau isi MoUnya. Itulah yang membuat kami takut menumpangi Garuda. Jangan sampai melanggar aturan terkait subsidi itu,” bebernya.

Dewan juga merasa telah dilecehkan oleh Pemkab. Pasalnya, pembayaran subsidi telah dilakukan tanpa sepengetahuan dewan. Padahal jelas disepakati, sebelum subsidi dibayarkan harus ada ekspos di DPRD.

Untuk itu, pimpinan dewan atas nama lembaga telah melayangkan surat nomor 170/35/2017 tentang permintaan persentase poin-poin yang dimuat dalam MoU, antara Pemkab Muna dan pihak Garuda sejak Maret lalu. Namun hingga kini surat tersebut tak diindahkan oleh Pemkab Muna. (cr1)

Click to comment

BERITA POPULER

Enter ad code here
Enter ad code here
-DPRD-BAUBAU-HUT-RI-280x300.jpg" alt="" width="280" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-212078" />

Copyright © 2016 Butonpos

To Top