Di Baubau, Ayah Tega Cabuli Dua Anak Kandungnya – Buton Pos
Hukum

Di Baubau, Ayah Tega Cabuli Dua Anak Kandungnya

MH saat digiring polisi ke sel

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Seorang pria berinisial MH (40) dilaporkan ke Kepolisian Polres Baubau oleh istrinya sendiri, SA atas dugaan pencabulan kepada kedua anaknya yang berinisial R (16) kelas 3 SMA dan C (10) yang masih duduk di bangku SD.

Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Diki Kurniawan SIk saat konfrensi pers di kantornya, Rabu (11/10/2017), menjelaskan awalnya hari Senin (8/10) sekitar pukul 20.30 Wita datang ibu korban melaporkan kasus tersebut.

“Pada awalnya hari Senin (8/10) sekitar pukul 20.30 Wita datang seorang perempuan yakni ibunya korban datang ke Polres Baubau tepatnya di SPK melaporkan kejadian pencabulan terhadap anaknya yang dilakukan oleh bapaknya sendiri, dari laporan itu kita menjadikan dasar untuk dibuatkan laporan polisi yang kemudian kita langsung mencari tersangka yakni bapak korban yang pada saat itu ia sedang pergi memanah ikan. Setelah pulang memanah ikan sekitar pukul 01.30 wita, tanggal 10 Oktober yang bersangkutan pulang dan langsung kita amankan,” kata Diki.

Diki mejelaskan dari hasil pemeriksaan awal korban menyuruh kepada orang tuanya untuk melaporkan.

“Karena korban ini mendengar dari cerita adiknya R (16) yang ternyata adiknya ini diperlakukan yang sama seperti kakaknya, setelah mendengar cerita dari adiknya, kakaknya mendorong ibunya untuk untuk melaporkan bapaknya ke Kepolisian,” ujar Diki.

Menurut info yang dikantongi pihak kepolisian, R sudah dicabuli sejak kelas 4 SD.

“Kakaknya yang mengaku telah cabuli oleh bapaknya sejak kelas 4 SD sampai sekarang dia kelas tiga SMA, kalau adiknya baru sekali,” terang AKP Diki.

Selanjutnya AKP Diki menjelaskan pencabulan terakhir dilakukan pada hari Minggu.

“Tanggal 8 Oktober tepatnya di rumahnya tempat dia bekerja, karena rumahnya bapaknya ini bekerja untuk membuat alat panah-panah ikan,” jelas AKP Diki.

Dari hasil pemeriksaan, terduga pelaku MH mengaku khilaf atas perbuatan yang dilakukannya. “Motifnya sampai saat ini yakni khilaf,” terang AKP Diki. (po3)

 

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!