Dialog Bersama Perangkat Desa, Arusani : Kemajuan Daerah Dimulai dari Desa – Buton Pos
Suara Buton Selatan

Dialog Bersama Perangkat Desa, Arusani : Kemajuan Daerah Dimulai dari Desa

Plt Bupati Busel H La Ode Arusani berdialog bersama sejumlah perangkat desa se Busel di aula Rujab. FOTO AGA Butonpos

BUTONPOS.FAJAR.CO.ID, BATAUGA–Usai menggelar pertemuan sejumlah perangkat adat, perangkat masjid secara berturut-turut beberapa waktu lalu. Kini Plt Bupati Busel H La Ode Arusani berdialog bersama sejumlah perangkat desa se Busel, Minggu 10 November 2019,  di aula Rujab Busel sejak pukul 10.30 Wita.

Ruang aula Rujab Bupati Busel penuh hingga berjubel diluar teras. Pemkab Busel mengharapkan program pemerintah desa dalam pengelolaan dana desa dan pemerintah daerah harus senergi. Target pembangunan daerah Busel tahun 2020 Busel Produktif. Sejumlah BUMDes diinstruksikan dikelolah secara maksimal. Karena kedepan juga Pemkab menargetkan pengembangan potensi pariwisata berbasis kebudayaan.

Plt Bupati Busel H La Ode Arusani mengatakan, pihaknya memiliki komitmen membangun dan mempercepat pertumbuhan ekonomi serta pembangunan daerah. Pihaknya juga berharap kegiatan di Desa dan pemerintah daerah bersinergis.

Arusani juga meminta seluruh desa untuk maksimal mengelolah dana desa secara transparan dan akuntabel. Ia juga memamparkan beberapa prestasi pemerintah daerah. Salah satunya pengelolaan keuangan daerah dengan predikat WTP pertama. Peningkatan status Daerah Otonomi Baru menjadi Daerah Otonom dengan predikat baik dari Kemendagri.

Ia juga menjanjikan beberapa perubahan penambahan anggaran di Desa salah satu peningkatan insentif perangkat desa tahun 2020. Termaksud penambahan anggaran beberapa kegiatan di Kecamatan tahun 2020 mendatang.

Ia juga menjanjikan memberikan perhatian serius terutama kegiatan ritual adat. Pihaknya akan menargetkan penambahan anggaran untuk kegiatan acara kebudayaan yang ada di Desa-desa. Karena Pemkab menargetkan mengenjot pengembangan potensi pariwisata berbasis kebudayaan.

Ketua DPC PDIP Busel ini, mengaku sedikit khawatir terkait beberapa Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang ada di Busel kurang sehat dan tak maksimal berjalan. Karena kedepan pembangunan daerah ini meningkatkan sektor pariwisata berbasis kebudayaan.

Menurutnya, BUMDES harus maksimal dikelolah dalam kegiatan pemberdayaan untuk menjemput target pengembangan potensi pariwisata berbasis kebudayaan itu. Ia meyakini kehidupan perekonomian masyarakat di Desa akan semakin meningkat.

“Ada beberapa desa BUMDesnya tidak maksimal berjalan. Mestinya kedepan kegiatan pemberdayaan masyarakat harus ditingkatkan BUMDes,” ujarnya.

Ia menjelaskan, alasan peningkatan dan memaksimalkan BUMDes di Busel karena Pemkab Busel tengah gencar-gencarnya mengembangkan promosi pariwisata dan kebudayaan. Hal ini imbasnya ke depan adalah masyarakat di Desa yang bersentuhan langsung dengan sektor peningkatan pariwisata dan kebudayaan.

“Pemerintah daerah memberikan perhatian serius kepada perangkat adat, perangkat masjid dan perangkat desa. Hal ini dalam upaya mengenjot pengembangan potensi pariwisata. Target Pemkab berkomitmen membangun kebudayaan dan pariwisata di Busel, ” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan sektor pariwisata dan kebudayaan ini salah satu potensi unggulan Busel yang digenjot serta menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

” Jadi kalau BUMDesnya aktif maka ketika wisatawan berkunjung ke Busel nanti bisa berbelanja khususnya ekonomi kreatif bisa hidup. Paling tidak pedagang kecil hidup. Makanya kedepan pemerintah daerah akan mendukung dan membantu mengucurkan anggaran untuk kegiatan acara kebudayaan di Desa pada tahun 2020,” katanya.

Ia berharap jika pengembangan potensi unggulan pariwisata kebudayaan ini maksimal dikelolah. Maka daerah akan semakin maju dan berkembang melalui basis pariwisata kebudayaan. Ia juga mengharapkan akses pariwisata di Busel berbasis masyarakat. Bukan berbasis bisnis. Sehingga hasilnya nanti bermanfaat kepada masyarakat bukan kelompok bisnis.

“Karena itu rumah-rumah kita yang ada didesa kita bantu dengan bedah rumah, karena kalau ada turis yang datang mereka tidak tidur dihotel tapi disiapkan rumah warga yang di sewakan yang hasilnya kepada masyarakat. Begitupun BUMDes harus berbasis pada pemberdayaan masyarakat. Ini juga salah satunya untuk menghidupkan ekonomi kreatif, uang kita berharap berputar di Desa. Karena kemajuan daerah ini dimulai dari desa, “katanya.

Hingga berita ini dirilis sekitar pukul 11.20 Wita pertemuan Plt Bupati Busel H La Ode  Arusani bersama perangkat desa se Busel masih berlangsung. Hadir Kepala Bappeda LM Sufi Hasanuddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Amril Abdullah,  Kepala Inspektorat Maharudin, Plt Kepala Badan Keuangan Daerah.(aga) 



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

Copyright © 2019 Butonpos

To Top