Dinas PU Mubar Datangkan Material Proyek dari Luar Daerah – Buton Pos
Suara Muna

Dinas PU Mubar Datangkan Material Proyek dari Luar Daerah

BUTONPOS.COM, MUNA BARAT – Sekitar April ini jalan lingkar (ring road) Kota Laworo, Kabupaten Muna Barat (Mubar) sudah akan diaspal. Volumenya kurang lebih 26 kilometer, dengan lebar keseluruhan 12 meter. Jadi masing-masing jalur itu lebarnya 6 meter.

Tahun lalu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mubar baru meningkatkan relevasi jalan itu dengan menggunakan material kelas C dan dibangunkan talud sepanjang tepi jalan. Tahun ini sudah akan diaspal dengan menggunakan hotmiks. Pemkab Mubar sudah melakukan uji coba aspal yang akan digunakan untuk mengaspal ring road.

Kepala Dinas PU Mubar, Ir. Karimin mengatakan, aspal hasil uji coba Pemkab Mubar sekarang masih diamati apa yang menjadi kekurangannya. Semenjak uji coba belum ditemukan masalah terhadap aspal tersebut. Belum ada kerusakan dari unsur material aspal itu.

“Kita masih amati terus aspal yang diuji coba itu, karena kita mulai mengaspal jalan sekitar bulan April atau Mei. Tetapi untuk sementara ini kondisinya masih bagus. Belum ada kekurangan terhadap unsur material aspal itu,” ungkapnya.

Katanya, aspal itu CPHMA. Aspal panas yang bisa dihampar dingin tetapi proses pencampurannya panas. Aspal ini didatangkan dari Lawele, Kabupaten Buton. Sebelum dihampar aspal, badan jalan masih akan ditimbun dengan material kelas B dengan ketebalan sekitar 20 centimeter.

“Kita akan lapis dulu dengan batu pecahan dari Labunti, Kabupaten Muna. Kemudian ditambah dengan batu pecahan material kelas A dengan ketebalan 15 centimeter yang didatangkan dari Palu, Sulawesi Tengah. Tahun lalu, baru ditimbun dengan material urgan pilihan (Urpil),” katanya.

Sebenarnya menurut Karimin, material kelas A bisa didatangkan dari Moramo. Hanya saja, material dari Palu dipandang lebih bagus dan diakui secara nasional. Kemudian, dari segi harga tidak terlalu jauh berbeda dengan dari Moramo.

“Sebenarnya kalau kualitas hampir sama dengan material asal Moramo. Hanya lebih mudah di Palu. Dan ketersediaan stok selalu ada. Komunikasinya juga intens, termasuk transportasi juga tersedia,” terangnya.

Untuk menghitamkan jalan lingkar tersebut, Pemkab Mubar harus mengocek kas sebesar Rp 185 miliar. Dana itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAK), dana alokasi umum (DAU), dan dana pinjaman daerah.

“Kita akan fokus 1 jalur dulu. Karena 1 jalurnya menunggu dana pinjaman daerah. Mudah-mudahan pemerintah pusat merestui pinjaman Pemkab Mubar. Kalau masuk dengan dana pinjaman, maka tahun ini pengaspalan ring road akan tuntas,” pungkasnya. (p5)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top