Dinsos Mubar Kumpul Penerima PKH – Buton Pos
Suara Muna

Dinsos Mubar Kumpul Penerima PKH

BUTONPOS.COM, MUNA BARAT – Para penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Selasa (19/3), dikumpul di kantor Kecamatan Wadaga, untuk diberi sosialisasi terkait penerimaan bantuan PKH tahun 2019 ini. Hadir Camat Wadaga, Rajilu Kaaka, Kepala Dinsos Mubar, La Ode Takari, serta para Kepala Bidang (Kabid).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinsos Mubar La Ode Takari mengatakan, penerima PKH di Kecamatan Wadaga, berjumlah sebanyak 481 orang. Jika dipresentasikan mencapai sekitar 10 persen, cukup besar karena total penerima PKH di 11 kecamatan mencapai 4.951 orang.

“Luar biasa perhatian pemerintah kita saat ini. Mereka betul-betul mau membantu masyarakat kurang mampu. Pada tahun 2017 lalu, kita hanya diberi jatah sebanyak 1.911 orang. Tahun 2019 ini kita ditambah menjadi 3.165 orang,” ungkapnya.

Bagi masyarakat yang belum sempat mendapatkan bantuan PKH tahun ini, akan diupayakan pada tahun 2020 mendatang. Pihak Kementerian sudah memprogramkan tambahan untuk penerima PKH sebesar 5 juta orang untuk seluruh Indonesia.

“Kita di Mubar minimal dapat sekitar 4 ribu. Kami dari Dinsos sudah mengusulkan permintaan tambahan sebanyak 5 ribu orang. Mudah-mudahan terpenuhi, sehingga yang belum terkafer bisa masuk pada tahun mendatang,” ujarnya.

Kata mantan Camat Sawerigadi itu, para penerima PKH sengaja dikumpul karena tahun 2019 ini ada perubahan jumlah besaran uang yang harus diterima bagi penerima manfaat. Pada tahun 2019 ini naik, ada yang mendapatkan Rp 2 juta, ada yang Rp 1 juta, bahkan ada yang mendapatkan di bawah Rp 1 juta.

“Perbedaannya itu tergantung tanggungan dalam rumah tangga yang terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK) sebagai jaminan. Tetapi dari sekian komponen, pemerintah hanya menetapkan 4 komponen yang menjadi tanggungan, seperti ibu hamil, Lansia, pendidikan, serta pendidikan,” katanya.

Penyaluran bantuan PKH tahun 2019 ini, tahap pertama Januari lalu. Kemudian tahap kedua April, tahap ketiga Juni, dan terakhir Oktober. “Diharapkan bantuan difungsikan sesuai dengan tujuannya. Sasarannya adalah untuk kesehatan, pendidikan, Lansia, ibu hamil, dan disabilitas,” pungkas La Ode Takari. (p5)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top