Djery Lihawa, Wartawan Sultra Satu News Divonis Bersalah – Buton Pos
Hukum

Djery Lihawa, Wartawan Sultra Satu News Divonis Bersalah

proses sidang putusan kasus pencemaran nama baik yang melibatkan wartawan di pengadilan negeri baubau

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Setelah melalui beberapa kali sidang, Djery Lihawa, wartawan yang juga Penanggung Jawab atau Pemimpin Redaksi media online Sultra Satu News akhirnya divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Baubau, Kamis (1/2/18).

Djery juga divonis pidana percobaan selama enam bulan.

Kasus ini merupakan buntut dari salah satu postingan berita di media Sultra Satu News yang menyudutkan Bupati Buton non aktif, Umar Samiun. Postingan tersebut dianggap telah mencemarkan nama baik Umar Samiun.

Kasus dengan nomor perkara 158 Pid B 2017 Pengadilan Negeri Baubau ini merupakan kasus pertama kalinya di Pengadilan Negeri Baubau yang menyeret wartawan dalam kursi pesakitan.

Sidang putusan yang dipimpin Hakim ketua Galih Dewi Inanti Ahmad SH, Hakim Anggota Satu, Rudi SH MH, Hakim Anggota Dua, Lukfi Al-Zakladi SH MH, dalam amar putusannya, menyatakan terdakwa Djery Lihawa telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan informasi elektronik dan dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan pencemaran nama baik.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Djery Liwaha dengan pidana penjara selama tiga bulan. Memerintahkan bahwa pidana tersebut tidak perlu dijalani kecuali jika dikemudian hari terdapat putusan yang memerintahkan lain yang disebabkan terpidana telah melakukan suatu tindak pidana selama masa percobaan selama enam bulan masa percobaan,” kata Hakim Ketua Galih Dewi Inanti Ahmad SH, saat membacakan putusan Majelis Hakim, bertempat di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Baubau, Kamis (1/2/2018)

Tak hanya pidana percobaan, Hakim juga menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 5 juta rupiah dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan.

Sementara itu Djery saat ditanyai oleh majelis hakim menyatakan menerima putusan tersebut.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU), Bagus Dwi Arianto SH, menyatakan pikir-pikir. (Mo2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top