DPRD Buteng Tuntaskan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Calon BPD Desa Polindu – Buton Pos
Suara Buton Tengah

DPRD Buteng Tuntaskan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Calon BPD Desa Polindu

BUTONPOS.COM, BUTON TENGAH – Setelah melalui beberapa kali rapat dengar pendapat bersama pihak-pihak terkait, akhirnya DPRD Kabupaten Buton Tengah (Buteng) berhasil menuntaskan kasus dugaan ijazah palsu pada pemilihan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Polindu, Kecamatan Mawasangka, beberapa waktu lalu.

“Kasus dugaan ijazah palsu calon Ketua BPD di Desa Polindu, yang melibatkan saudara La Saerani dan Hasanudin kita sudah selesaikan secara kekeluargaan dengan pelapor,” ungkap Ketua DPRD Buteng Adam saat menghadiri acara penyerahan keputusan Menteri Ristekdikti terkait pengoperasian Kampus B USN Kolaka di Kabupaten Buteng, Senin (25/2/2019).

Dalam rapat bersama pihak-pihak terkait tersebut, kata Adam, La Saerani dan Hasanudin bersedia membuat surat pernyataan untuk tidak dilantik menjadi anggota BPD Desa Polindu. Sementara pelapor yang telah melaporkan kasus ini di Polsek Mawasangka juga bersedia untuk mencabut laporannya.
“Jadi kasus ini kita sudah anggap tuntas dan tidak ada lagi masalah,” tandasnya.

Sekretaris DPD PAN Kabupaten Buteng ini menambahkan, berdasarkan Permendagri tentang pemilihan BPD ini, diatur jika calon BPD bersangkutan mengundurkan diri, maka yang akan dilantik sebagai penggantinya adalah suara terbanyak dibawahnya.

Adam menegaskan, setelah pihaknya melakukan pendalaman dan kajian terhadap kasus dugaan ijazah palsu ini, terbukti NIS yang dipakai La Saerani dan Hasanudin adalah milik orang lain. “Terbukti ijazah keduanya palsu, sehingga tidak bisa digunakan untuk keperluan lainnya termasuk apabila calon BPD lagi kedepannya,” tegasnya.(uzi)



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top