Dua Pimpinan Parpol tidak Tahu – Buton Pos
Metro Baubau

Dua Pimpinan Parpol tidak Tahu

ILUSTRASI

Terkait Dana Caleg

BUTONPOS.COM, PEMILU Legislatif (Pileg) terhitung masih setahun lagi, tetapi tahapan sudah mulai berjalan. Partai politik (Parpol) sudah mengajukan para bakal calon legislatif (Bacaleg) di KPU. Di Kota Baubau ada 16 Parpol yang akan bertarung di pesta demokrasi 2019 nanti.

Lantas, apa saja yang disiapkan Bacaleg? Berdasarkan data yang dihimpun, Bacaleg sudah mulai mengeluarkan kocek sejak mendaftarkan diri ke Parpol. Mereka harus mengisi formulir kesiapan untuk menjadi Caleg. Dan itu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

“Bervariasi setiap Parpol, dari pengakuan sebagian Parpol ada yang tidak bayar, ada yang bayar hingga puluhan juta,” kata Mixil Mina Munir, Caleg DPR RI yang pernah ikut bertarung di Pileg 2014 lalu.

Menurut Mixil, Caleg dapat meminimalisir biaya dengan menggalang dana dari sumbangan atau sponsor untuk biaya mendapatkan kursi DPR. Namun, lanjut dia, tetap saja setiap Caleg harus menyiapkan logistik dari kantongnya sendiri hingga ratusan juta. “Tergantung sumbangan, kalau yang tidak punya duit minimal ratusan juta,” kata dia.

Secara pribadi, Mixil mengatakan seorang Caleg harus menyiapkan minimal Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar untuk ikut bertarung. “Itu yang tidak punya uang, kalau yang punya uang di atas itu,” ujarnya.

Menurut dia, biaya tersebut biasanya dikeluarkan untuk berbagai hal, mulai dari atribut kampanye hingga pertemuan dengan konstituen. “Itu juga belum termasuk saksi,” ucapnya.

Namun dua pimpinan Parpol di Kota Baubau tidak tahun berapa persipana Bacaleg yang mendaftar di partainya untuk bertarung di Pileg 2019 nanti.

Dua pimpinan Parpol tersebut, yakni Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse. Calon wakil wali kota pemilik suara terbanyak ini tak tahu pasti jumlah dana yang dipersiapkan seorang Caleg untuk merebut satu kursi di DPRD Baubau.

“Saya tidak tahu biayanya seorang Caleg. Karena saya tidak terlibat lagi di situ,” ungkap Monianse dihubungi, Sabtu (4/8).

Namun, dia memastikan setiap Bakal Caleg mengeluarkan biaya. Minimal, dana mengurus keterangan sehat jasmani dan rohani, bebas Narkoba, dan SKCK. “Pastinya yang mereka bayar itu antara lain administrasi. Cuma saya sudah lupa besarannya berapa, mungkin sekitar Rp 200 ribua-an,” ulas mantan anggota DPRD Baubau periode 2009-2014 ini.

Monianse juga tak mengingat pasti uang yang dihabiskan sewaktu berhasil menjadi anggota DPRD Baubau pada Pileg 2009 lalu. “Biaya operasional kampanye maupun operasionalnya, saya tidak kalkulasi waktu itu,” tukasnya.

Pileg 2019 ini, kata dia, partai besutan Megawati Soekarno Putri ini menargetkan satu kursi DPRD Baubau di setiap daerah pemilihan (Dapil). “Target saya itu tiga kursi, itu sudah lumayan,” tandasnya.

Terpisah Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Baubau, La Ode Yuman Nahmudin, enggan menyebutkan nominal anggaran yang harus dipersiapkan setiap kader untuk menduduki kursi parlemen.

Namun diakui Yuman Nahmudin, semakin besar dana yang dipersiapkan seorang Calegi akan semakin bagus. Meskit begitu, dengan dana yang kecil juga, menurutnya tidak menutup kemungkinan untuk bisa meraup banyak suara.
“Semua tergantung dari strategi pendekatan yang diterapkan di masyarakat. Saya kira, setiap kader, apapun yang terjadi ketika sudah diusung untuk maju, ya harus siap. Termasuk kesiapan materiil sebagai persiapan biaya operasional pada saat kampanye nanti,” ujarnya.

Yuman menambahkan, Partai Hanura mengusung sebanyak 25 kader yang akan berkontestasi pada Pileg 2019 ke depan. Yakni, 11 di Dapil satu, 7 Dapil dua, dan 7 di Dapil tiga. Dari sekian banyak kader yang diusung, pihaknya menargetkan sebanyak enam kursi di DPRD Baubau.

“Target kita pada Pileg sebanyak enam kursi. Dan insya Allah, kita optimis target tersebut bisa kita capai. Saat ini kita tinggal bekerja dan berusaha untuk mewujudkan itu,” imbuhnya. (m2/exa)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top