Empat Saksi Parpol Bela Kemenangan Ayub – Buton Pos
Metro Baubau

Empat Saksi Parpol Bela Kemenangan Ayub

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Empat orang saksi Partai Politik (Parpol) membela hasil pleno rekapitulasi suara tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Wolio. Mereka menepis tuduhan kecurangan dalam penginputan perolehan suara calon anggota DPRD Kota Baubau Daerah Pemilihan (Dapil) II itu.

Empat saksi tingkat Kecamatan Wolio tersebut Muhammad Gunawan (PDIP), Sadaruddin (Golkar), Masrun (Berkarya) dan La Ode Agus (PAN). Para saksi ini membantah tudingan tim Caleg PAN, Hj Ratna yang merasa telah dicurangi sehingga kemenangannya direbut Caleg PAN nomor urut 01, La Ode Sahrun.

“Saya membantah kalau misalnya ada anggapan kecurangan di tingkat PPK Wolio,” ungkap Gunawan sembari dibenarkan tiga saksi Parpol lain.

Menurut dia, semua prosedur rekapitulasi di PPK Wolio sudah dilakukan sesuai peraturan. Tidak ada konspirasi antara PPK dengan Caleg tertentu untuk melakukan penggelembungan suara maupun bentuk-bentuk kecurangan lain yang merugikan pihak tertentu.

“Saya sebagai saksi PDIP yang menyaksikan dan mengikuti proses rekapitulasi suara selama 14 hari di PPK Wolio itu memang betul-betul secara rinci. Tidak ada penggelembungan suara atau kecurangan,” tegasnya.

Ia membeberkan, pihak-pihak yang terlibat rekapitulasi tidak jarang melakukan kroscek formulir C1 bahkan sampai C1 pleno jika ditemukan ada data perolehan suara yang meragukan. Itu dilakukan demi mencocokkan dan memastikan kebenaran data.

“Hasil pleno PPK Wolio pun sudah ditanda tangani semua PPK dan saksi serta disaksikan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Wolio. Sebenarnya kalau ada dikomplain, harusnya pada saat itu, bukan sekarang,” tandasnya.

Gunawan juga menegaskan, tidak terjadi intimidasi kepada siapapun selama proses rekapitulasi suara. “Sebab, disitu ada aparat dan suasananya aman-aman saja,” tambahnya.

Sementara itu, juru bicara tim pemenangan La Ode Sahrun, Samsul Bahri juga membantah keras tuduhan bahwa kemenangan La Ode Sahrun atau akrab disapa Ayub diperoleh dengan kecurangan. Ia sangat meyakini tidak ada satu Caleg pun yang dikurangi atau ditambah selama proses penghitungan.

“Karena kami juga punya data dan sudah berkoordinasi dengan saksi-saksi. La Ode Sahrun benar-benar memperoleh 1.046 suara,” pungkas Bojes sapaan akrab Samsul Bahri.

Seperti diberitakan di salah satu media dalam jaringan (online), sekretaris tim sahabat Hj. Ratna (Sahara), Rahim menduga ada pengurangan suara Hj Ratna salah satunya di TPS 05 Bataraguru. Awalnya memperoleh 26 suara, berubah menjadi 25 setelah pleno tingkat kecamatan.

Anehnya lagi sambung dia, di TPS 12 Kadolokatapi, suara caleg dari partai PAN dapil yang sama nomor urut 1 La Ode Syahrun, suara awalnya di TPS 12 hanya 19 suara. Di pleno kecamatan menjadi 20 suara. Satu suaranya dipindahkan ke Caleg PAN, Hj Poppy Yoseph.

Selain itu, Rahim menenggarai perolehan La Ode Syahrun di TPS 12 Kadolokatapi yang awalnya hanya 19 suara naik menjadi 20 suara setelah pleno tingkat kecamatan. Akibatnya, total perolehan La Ode Syahrun menjadi 1.046 suara dan Hj Ratna 1.045 suaranya. Padahal menurut Rahim, semestinya perolehan suara tersebut dibalik.(exa)



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top