Gema Pembebasan Kecam Keputusan Rektor IAIN Kendari – Buton Pos
Metro Baubau

Gema Pembebasan Kecam Keputusan Rektor IAIN Kendari

AKSI DAMAI: Massa Gerakan Mahasiswa Pembebasan Baubau mengecam keputusan Rektor IAIN Kendari dengan melakukan aksi damai di Kota Baubau, kemarin. FOTO: ASMAR/BUTON POS

BUTONPOS.COM, BAUBAU-Rektor IAIN Kendari telah menerbitkan surat keputusan Droup Out (DO) terhadap Hikma Sanggala sebagai mahasiswa, turut menuai kritik dari aktivis Gerakan Mahasiswa (Gema) Pembebasan Kota Baubau, Senin (9/9).

Kritikan dari sejumlah aktivis Gema Pembebasan itu berakhir dengan pengecaman kepada rektor IAIN Kendari. Dalam orasinya, aktivis Gema pembebasan menilai tuduhan yang dilontarkan pimpinan perguruan tinggi itu tidaklah benar. Tuduhan itu mengatakan bahwa Hikma Sanggala terlibat paham radikalisme, aliran sesat dan menjadi anggota ormas terlarang.

Adanya tuduhan itu, perlu diperjelas bahwa aliran radikalisme yang mana dan aliran sesat yang mana. Termasuk melakukan tuduhan bahwa Hikma Sanggala menjadi anggota ormas terlarang dan yang menjadi pertanyaan ormas yang mana. Adapun mengenai paham khilafah tidak ada aturan yang melarang karena merupakan ajaran Islam.

Dengan demikian, ajaran Islam tidak bertentangan dengan pancasila. Menanggapi tuduhan terkait dengan aliran sesat adalah merupakan fitnah yang dituduhkan kepada Hikma Sanggala. Bahkan perbuatan fitnah dipidana. Adapun terkait dengan HTI, tidak ada keputusan pengadilan atau satu aturanpun yang mengatakan bahwa HTI sebagai ormas terlarang.

Ormas satu-satunya yang dilarang di Indonesia adalah Partai Komunis Indonesia (PKI) berdasarkan Tap MPRS Nomor XXV Tahun 1966. Sementara HTI tidak dilarang melainkan hanya dicabut Badan Hukum Perkumpulan (BHP) yang tadinya sebagai ormas berbadan hukum menjadi ormas tidak berbadan hukum. Disisi lain, ormas yang tidak berbadan hukum tetap dilindungi oleh konstitusi.

“Kami meminta kepada Rektor IAIN Kendari agar mengembalikan hak pendidikan saudara Hikmah Sanggala. Padahal dia (Hikma, red) merupakan mahasiswa berprestasi dan pernah mendapat penghargaan sebagai mahasiswa dengan IPK terbaik se-fakultas,” tegas Narno, saat berorasi di depan kampus Unismuh Buton.

Perlu diketahui, Hikma Sanggala adalah mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari yang diberhentikan dengan cara tidak hormat oleh Rektornya Prof Dr Faizah Binti Awad MPd. Akibat dari pemecatan itu, nama Hikma Sanggala menjadi viral di media sosial bahkan tidak sedikit massa yang turun ke jalan untuk membelanya.(m2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top