Guntur: Aku tak Ingin Putus Sekolah – Buton Pos
Suara Wakatobi

Guntur: Aku tak Ingin Putus Sekolah

guntur

KETERBATASAN ekonomi keluarga, tak membuat anak yang baru duduk di bangku kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Wangiwangi Selatan ini berpikir untuk berhenti mengenyam dunia pendidikan.

Guntur namanya (16). Ia dilahirkan di Desa Kapota Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi tanggal 7 Oktober 2001 yang silam dalam lingkungan keluarga yang serba kekurangan.

Guntur merupakan anak pertama yang memiliki dua saudara. Ayahnya bernama La Barno yang bekerja sebagai wiraswasta, dengan penghasilan tidak menentu. Sementara ibunya bernama Wa Maslina yang sehari-hari hanya mengurus ke dua adik-adiknya.

Di tengah kerasnya himpitan ekonomi keluarga, tak memudarkan semangat guntur untuk berhenti melangkah ke sekolah. Dalam benaknya tak terlintas sedikit pun untuk meninggalkan dunia pendidikan.

Guntur memang bukanlah siswa yang pandai, tetapi tidaklah serius baginya. Yang terpenting bagaimana meraih cita-cita untuk merubah status keluarga.

Ia juga mengaku, kondisi keluarga, tidak membuatnya harus minder pada teman-teman sekelasnya. Karena dirinya mengerti dengan penghasilan kedua orang tuanya yang pas-pasan. “Tidak malu kakak. Mau malukan apa juga, kan dari dulu kita seperti ini,” kata Guntur ditemui koran ini di rumahnya.

Tak heran jika anak pendiam ini setelah pulang sekolah, ia membantu meringankan beban orang tua dengan bekerja untuk mendapat imbala. Hasilnya, ia dapat menutupi kekurangan perlengkapan sekolah. “Kalau ada uang bapak atau mama saya minta. Kalau tidak, saya ambil uang tabungan hasil kerja,” ujar Guntur. (p10)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!