Hari Ini, Lowongan PPK dan PPS di Buton Dibuka – Butonpos
Suara Buton

Hari Ini, Lowongan PPK dan PPS di Buton Dibuka

la rusuli

BUTONPOS.COM, PASARWAJO – Untuk membantu KPU Sultra dalam menyukseskan Pilgub Sultra 2018 mendatang, KPU Buton membuka pendaftaran penyelenggara badan ad hoc (PPK dan PPS) mulai hari ini, 12-18 Oktober 2018.

Komisioner KPU Buton, La Rusuli menjelaskan, jumlah anggota PPK dan PPS yang akan diterima masih merujuk pada Undang-Undang (UU) No 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Setiap kecamatan terdiri dari lima orang PPK dan tiga orang PPS.

Sedangkan batasan umur dan pendidikan yang akan diterima sudah merujuk pada UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yakni minimal berusia 17 tahun dan serendah-rendahnya memiliki ijazah SMA/Sederajat. Bila UU ini dipakai juga dalam penentuan jumlah PPK dan PPS, maka PPK tinggal tiga orang per kecamatan. Namun hal itu belum diberlakukan atau dalam artian jumlah PPK untuk Pilgub Sultra masih merujuk di UU No 10 Tahun 2016.

La Rusuli mengatakan, pendaftar PPK dan PPS tidak dibatasi jumlah maksimalnya. Sebanyak mungkin lebih baik agar menghasilkan badan ad hoc yang berkualitas.

“Kami mengharapkan sebanyak mungkin yang mendaftar supaya dalam seleksi nanti kita mendapatkan orang yang memiliki kualitas kemampuan yang cukup untuk menjadi penyelenggara tingkat kecamatan dan desa,” ucapnya.

Kalau kemudian dalam proses pendaftaran PPK dan PPS kurang dari jumlah ketentuan, lanjut dia, maka akan dilakukan perpanjangan pendaftaran.

“Dia minimal harus 10 misalkan atau dua kali lipat dari PPK atau PPS. Tapi kemudian yang mendaftar itu tidak memenuhi ketentuan, pasti kita akan lapor di provinsi bahwa Kabupaten Buton yang mendaftar itu baru sekian,” terangnya.

Kendati demikian, menurut La Rusuli, berdasarkan pengalamannya dari pemilu ke pemilu animo masyarakat Kabupaten Buton untuk menjadi penyelenggara tingkat kecamatan dan desa rata-rata cukup tinggi. Bahkan sebelum dibuka pendaftaran sekarang, sudah banyak yang datang konsultasi di Kantor KPU Buton.

La Rusuli bilang, dalam perekrutan badan ad hoc pihaknya hanya akan menerima pendaftar sesuai dengan domisilinya. Pembuktiannya berdasarkan KTP sebagaimana dia tinggal.

“Bagaimana mungkin orang yang tinggal di Kapontori mau jadi PPK di Pasarwajo. Jadi kita akan ikuti ketentuan berdasarkan KTP,” ujarnya.

Proses perekrutan badan ad hoc ini akan dibuka secara transparan. Tes tertulis dan wawancara PPK akan dipusatkan di Pasarwajo, sementara terhadap wawancara PPS dilakukan dalam wilayah kecamatan masing-masing.

“Satu hal yang saya mau sampaikan bahwa seleksi ini serentak seluruh kabupaten/kota di Sultra. Tesnya dibikin KPU Sultra bukan kami,” tandasnya. (man)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top