Jamin Hak Pemilih Pemula, Disdukcapil Buteng Sasar Sekolah Lakukan Perekaman KTP-el – Buton Pos
Suara Buton Tengah

Jamin Hak Pemilih Pemula, Disdukcapil Buteng Sasar Sekolah Lakukan Perekaman KTP-el

BUTONPOS.COM, BUTON TENAH – Untuk menjamin hak pilih pemilih pemula pada Pemilu 17 April 2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menyasar sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman KTP-el. Begitu pula di tingkat kecamatan dan desa-desa, dilakukan “jemput bola’ bagi warga yang belum memiliki KTP-el.

Kadis Dukcapil Kabupaten Buteng Syamsuddin mengatakan, dari 76 ribu wajib KTP-el di Kabupaten Buteng, sudah sekitar 6.000 lebih yang sudah memiliki KTP-el. “Kalau kita persentasekan sudah diatas 90 persen yang sudah memiliki KTP-el, termasuk didalamnya pemilih pemula,” ungkapnya ditemui di kantor bupati, belum lama ini.

Pihaknya melakukan “jemput bola” di kecamatan dan desa, serta menyasar sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman KTP-el bagi pemilih pemula yang memasuki usia 17 tahun pada 17 April nanti untuk menuntaskan target nasional 97 persen pada April 2019.

“Saat ini tinggal lima persen yang harus kita kejar sampai 17 April nanti. Utamanya pemilih pemula yang harus kita jamin hak pilihnya pada Pemilu 17 April 2019. Untuk menjamin itu, pada hari H pencoblosan nanti Disdukcapil Buteng tetap buka memberikan pelayanan pencetakan KTP-el,” jelasnya.

Pelayanan pencetakan KTP-el pada hari H pencoblosan itu diberikan, jangan sampai ada pemilih pemula yang usianya 17 tahun di hari itu, kemudian mau memberikan hak pilihnya sementara tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Maka dengan KTP-el yang dicetakan Disdukcapil pada hari itu, dapat menyalurkan hak pilihnya di TPS sesuai alamat KTP-elnya.

“Begitu juga warga yang belum memiliki KTP-el, kita akan berikan pelayanan yang sama pada hari H pencoblosan nanti untuk menjamin hak pilih mereka,” tandasnya.

Syamsuddin menambahkan, dalam mengejar sisa target nasional yang tinggal lima persen lebih, pihaknya berharap tidak ada kendala teknis dalam dua bulan terakhir ini. “Kendala kita itu biasanya jaringan yang tiba-tiba tidak konek dengan server pusat. Kadang juga kehabisan bahan, tapi kami selalu antisipasi dengan meminjam di kabupaten lain,” tuturnya.

Sementara kendala melakukan “jemput bola” ke desa-desa, biasanya partisipasi warga uang masih rendah. Maka itu, ketika pihaknya bersurat ke desa-desa untuk turun melakukan perekaman KTP-el
diharapkan pemerintah desa melakukan sosialisasi atau memberikan informasi kepada warganya akan kedatangan Disdukcapil.(uzi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top