Kampung Tenun Warna-warni jadi Destinasi Wisata Unik – Buton Pos
Metro Baubau

Kampung Tenun Warna-warni jadi Destinasi Wisata Unik

KELILING: Pj Walikota Dr IR H Hado Hasina MT, bersama Director Pacific Paint Suryanto Tjokrosantoso dan SKPD serta masyarakat keliling di kampung Tenun Warna-warni usai persemian.

BUTONPOS.COM, PASIFIC Paint berhasil mengubah wajah Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau menjadi destinasi wisata yang tak kalah indah dari wisata lain di nusantara. Bekerjasama dengan Pemkot Baubau, Pasific Paint menyulap Kelurahaan Sulaa menjadi kampung Tenun Warna-warni.

LAPORAN: FUNARNO/BUTON POS

TIDAK disangka, dalam rangka perayaan tahun ke-75 berkarya dan mewarnai Indonesia, Pasific paint telah membuka aura baru untuk masyarkat Kelurahan Sulaa dengan sejumlah rangkaian kreasi.

Dukungan pengecetan dan kreasi mural disalurkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Kelurahan Sulaa terpilih menjadi daerah destinasi modern.

Dari pintu gerbang, pada acara peresmian kampung tenun warna-warni telah terlihat banyak motif dan warna di dinding rumah-rumah warga. Ketika menyelami satu per satu, semakin dekat, semakin terlihat jelas lukisan-lukisan yang menggambarkan kerajinan dan keseharian warga Kelurahaan Sulaa.

Setiap yang hadir, tak melewatkan momen lukisan di dinding rumah warga dengan berpose layaknya berada di tempat wisata luar negeri. Semakin Matahari menyinari dari ufuk timur, maka semakin tampak cahaya mengkilap dari cet Glo-Tex.

Para tamu undangan dalam acara persemian, mulai menyelami satu persatu rumah warga dengan wajah cerah dan mata tak berkedip.

Kreasi dari gambar dengan mengggunakan cet Glo-Tex, mulai dari gambar orang yang sedang menenun, gambar sarung buton, gambar nelayan, gambar penari dengan sarung Buton dan gambar wisata laut serta gambar kesukaan anak disajikan.

Berada di Kelurahaan Sulaa, seperti berada di negeri warna-warni, cahaya yang terpancar disetiap sudut rumah, menambah suasana di Sulaa, seperti menghuni wilayah baru.

Perpaduan wisata modern dan rumah klasik menambah indahnya Kelurahan Sulaa. Belum lagi, daerah di bibir pantai di sudut kota itu juga, menjadi jalur masyarkat dari Kota Baubau ke pulau Kadatua.

Pepohonan hijau menambah keindahan Sulaa, perahu-perahu yang telah di cet dengan berbagai warnah berjejeran dibibir pantai. Hembusan angin dan cuaca mendung, membuat semangat seluruh peserta yang hadir dalam acara peresemian kampung Tenun warna-warni.

Acara yang dihadiri PJ Walikota Dr Ir H Hado Hasian MT, Direktur Pasific Paint, SKPD serta masyarakat setempat duduk bersama dibawah satu tenda dan sebuah panggung pentas seni.

Tiga blok daratan Topa, berubah drastis. untuk para wistawan agar dapat menyempatkan diri ke Kelurahaan Sulaa.

PJ Walikota Baubau Dr Ir H Hado Hasina menuturkan, dengan sukarela program CSR di luar Jawa, dan kota Baubau dipilih.

“Kan kampung ini di kemas menjadi tempat wisata moderen, tapi masih banyak kurangnya. penerangnya masih harus dilengkapi, toilet dan tempat makan. Sehingga tim pimpinan SKPD harus cepat mengambil langkah untuk membuat konpatibel dengan perkembangan wisata moderen. kampung menjadi ciri khas Kelurahan Sulaa,” ujarnya kepada awak Media.

Sementara itu Director Pacific Paint, Suryanto Tjokrosantoso. melalui program tersebut, ingin masyarakat Kelurahan Sulaa mempertahankan budaya setempat.

“Dalam satu area itu ada beberapa aktifitas, kita memilih itu bukan sembarangan, tapi dengan survei cukup lama, sehingga dipilih Kelurahan Sulaa,” jelasnya.

“Alangkah tidak bagusnya kalau kita dari generasi setempat tidak mengerti budaya setempat. kita kehilangan rumah bentuk rumah Bauatada yang kami lakukan revitalisasi dengan cet perahu nelayan, kita menghabiskan lebih kurang 3900 kaleng cet Glo-tex dalam waktu dua bulan, kendala kita adalah cuaca,” sambungnya. (***)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top