Kapolres Baubau Ingatkan Pengurus Perbakin tak Lupa Sejarah – Buton Pos
Metro Baubau

Kapolres Baubau Ingatkan Pengurus Perbakin tak Lupa Sejarah

foto bersama usai muscab perbakinbaubau

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Kapolres Baubau yang juga Ketua Perbakin Kota Baubau, AKBP Daniel Widya Mucharam SIK MPA mengajak seluruh pengurus Perbakin Baubau tidak melupakan sejarah. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam musyawarah Perbakin Kota Baubau, di salah satu Hotel Kota Baubau, Senin (4/12/17).

“Bila saya membaca dari referensinya dari tahun 1870 yang di awali dengan NIJG, Nederlandsch Indische Jagers Genootschap yakni sekumpulan orang-orang pada zaman Belanda dahulu yang menyukai berburu dengan menggunakan senjata api. Kemudian pada tahun 1950 munculah PORPI yakni sekumpulan orang-orang yang berburu menggunakan senjata api. Tahun 1960 munculah nama Perbakin dan setahun kemudian Perbakin menjadi anggota dari KONI,” kisah AKBP Daniel Widya Mucharam.

AKBP Daniel mengatakan, sejarah tersebut jangan sampai dilupakan oleh semua pengurus Perbakin. Bagaimana proses Perbakin dulu hanya sekumpulan orang saja yang mencintai olah raga dengan senjata Api, sampai kemudian butuh waktu hampir se abad untuk bisa menjadi organisasi yang bernama Perbakin.

“Aspek historis ini semoga bisa menjiwai setiap gerak langkah dari Perbakin. Perbakin bukan sekedar nama saja dari aspek sosiologisnya juga, saya membaca dari berbagai macam referensi banyak sekali manfaatnya. Kalau saya tidak salah, saya mengenal dengan nama Sapta Etika, jadi setiap orang yang tergabung dalam Perbakin baik itu pengurus maupun atlitnya ternyata ada mempunyai kode etik, sama seperti di TNI-POLRI,” tegas AKBP Daniel.

Dalam kode etik Perbakin, kata AKBP Daniel apa bila melihat isinya itu luar biasa lurus.

“Orang berpikiran kalau menggunakan senjata api. Apalagi berburu. Itu pastinya konotasinya menghilangkan nyawa. Tetapi bila kita menyimak lebih mendalam filosofinya ternyata justru Perbakin ini dia mengontrol agar semua orang yang memiliki senjata api, bisa memilih sasarannya, bisa menyalurkan hobinya dengan batas-batas yang yang telah ditentukan oleh etika,” jelas AKBP Daniel.

Selanjutnya AKBP Daniel mengatakan ada beberapa manfaat dari Perbakin ini yang pertama ada istilah dikalangan atlit Perbakin yakni pemburu yang baik adalah pemburu yang bisa menjaga keharmonisan ekosistem satwanya lingkungannya.

“Jadi seorang anggota Perbakin dia mengetahui mana hewan yang boleh ditembak mana yang tidak, ini akan lebih bagus ketimbang orang yang tidak tergabung di dalam Perbakin, ketika dia masuk ke hutan setiap yang bergerak dia akan tembak,” tuturnya.

Kata AKBP Daniel ada tiga kegiatan inti di dalam Perbakin yaitu tembak sasaran, tembak reaksi dan tembak berburu.

“Saya tadi menyimak apa yang disampaikan ketua panitia, ternyata banyak prestasi yang telah diraih oleh atlet Baubau dan saya berpikir kalau memang banyak prestasi dan dapat dipertahankan secara otomatis akan mengangkat dan mengharumkan nama Kota Baubau, semakin menasional semakin mendunia,” ujar AKBP Daniel.

Denga kegiatan Muscab ini besar harapan untuk melanjutkan apa yang telah ditorehkan pengurus lama dan memperbaiki hambatan yang menjadi penghambat pelatihan-pelatihan di keperngurusan lama dengan menciptakan inovasi-inovasi.

“Mari kita rancang apa yang bisa kita lakukan terutama di 2018, cara-cara yang telah dilakukan oleh pengurus lama. Mari kita teruskan yang mungkin masih kekurangan, kita perbaiki apa yang menjadi kekurangannya. Apa kekurangannya, apa hambatannya, sehingga empat tahun kedepan hasil kepengurusan Muscab ini, lebih baik lagi, lebih banyak lagi prestasi yang diraih dan kalau memang ada inovasi untuk lebih menggerakkan lagi kegiatan Perbakin maka itu lebih baik,” harap AKBP Daniel.
(po3)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!