Kasus Cabul di Desa Lawela Masuk Pengadilan – Butonpos
Suara Buton Selatan

Kasus Cabul di Desa Lawela Masuk Pengadilan

hamrullah

BUTONPOS.COM, PASARWAJO – Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan seorang ayah, La Ntiulu (43) terhadap anak kandungnya samaran Bunga (17) di Desa Lawela, Kecamatan Batauga, telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pasarwajo oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton, Kamis (18/5).

“Hari ini (kemarin, red) berkasnya kita limpahkan ke pengadilan,” kata Kasi Pidum Kejari Buton, Hamrullah SH, di ruang kerjanya, kemarin.

Dugaan pencabulan anak kandung ini merupakan kasus yang ditangani Polsek Batauga. Sebelum dilimpahkan ke PN Pasarwajo untuk disidangkan, belum lama ini dilakukan P21 dan tahap dua berupa penyerahan tersangka dan barang bukti dari Polsek Batauga ke Kejari Buton.

Diberitakan sebelumnya, La Ntiulu tega menggauli anak kandungnya sendiri Bunga (17) sebanyak dua kali pada waktu dan tempat yang berbeda.

Menurut pengakuan Bunga, peristiwa amoral itu terjadi pertama kali pada hari Minggu, 26 Februari 2017 sekitar pukul 23.50 Wita di dalam rumah tersangka di Desa Lawela. Saat itu korban sedang tidur di kamar mama tirinya dengan mengenahkan sarung.

Tersangka La Ntiulu masuk ke dalam kamar, setelah melihat korban tertidur pulas, sang ayah langsung melancarkan aksinya. Korban saat itu kaget dan terbangun langsung melakukan aksi perlawanan. Namun tak berhasil, tenaga sang ayah lebih kuat. Korban sempat melawan keras, namun sang ayah pun berupaya menutup mulut korban agar tak terdengar.

Usai menyetubuhi korban, tersangka mengancam agar tidak membocorkan peristiwa tersebut kepada siapapun.

Belum cukup sampai disitu, aksi pelampiasan nafsu bejat sang ayah kembali diulang pada Sabtu 4 Maret 2017 lalu, sekitar pukul 07.00 Wita di ruang tamu saat rumah dalam kondisi sepi.

Tak terima atas perbuatan bejat yang dilakukan sang ayah kandung, Bunga yang tak tamat SD itu pun bercerita kepada keluarganya di Kelurahan Bosoa, Batauga. Dan usai mendengarkan keterangan korban, pihak keluarga bersama-sama korban melaporkan perbuatan La Ntiulu Polsek Batauga.

Kapolsek Batauga AKP Afner NB Pangaribuan melalui Kanit Reskrim Polsek Batauga Bripka Ashrun M membenarkan peristiwa tersebut. Korban melaporkan Rabu 8 Maret 2017 sekitar pukul 13.00 Wita. Kasus ini ditangani pihaknya tak membutuhkan waktu lama langsung menahan tersangka.

Prev1 of 2

Click to comment

BERITA POPULER

To Top