Kasus Mayat Terapung di Perairan Lowulowu, Jaksa Ungkap Ada Fakta yang Hilang – Buton Pos
Metro Baubau

Kasus Mayat Terapung di Perairan Lowulowu, Jaksa Ungkap Ada Fakta yang Hilang

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau terpaksa mengembalikan berkas perkara dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian Malham Husin untuk dilengkapi Polres Baubau. Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menganggap ada fakta yang hilang dalam rangkaian cerita di Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Kasus itu masih tahap pra penuntutan. Dimana tim JPU mengembalikan berkas perkara ke penyidik atau P19. Karena masih ada beberapa fakta yang tidak saling bersesuaian,” jelas Kasi Pidum Kejari Baubau, Awaluddin Muhammad, dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jum’at (15/3).

Selain itu, kata dia, JPU juga mengharapkan ada alat bukti yang mendukung fakta-fakta yang disangkakan ke para tersangka. Sebab, dalam rangkaian peristiwa tersebut, masih ada perbuatan yang terputus.

“Misalnya ketika disangkakan mengakibatkan matinya seseorang, kan harus ada alat bukti yang mendukung. Seribu satu kemungkinan masih bisa terjadi. Bisa saja ada orang lain yang melanjutkan atau jatuh terpeleset terguling-guling di batu karang dan sebagainya,” ulasnya.

Menurut dia, bila merujuk pada rangkaian cerita di BAP itu, maka para tersangka tidak cocok dituduh melakukan penganiayaan yang menyebabkan matinya korban sebagaimana diatur dalam pasal 351 ayat (3) KUHPidana. “Ceritanya itu lebih kena penganiayaan biasa atau 351 ayat (1),” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Malham Husin ditemukan tewas terapung di perairan antara Pulau Makassar (Puma) dan Lowulowu, Senin (11/2) lalu. Setelah diselidiki, Polres Baubau akhirnya menetapkan dua orang tersangka, yakni AR (19) dan FR (19).

Dalam cerita polisi, dini hari sehari sebelum mayatnya ditemukan, wajah dan telinga Malham Husin (Alm) dipukuli kedua tersangka pakai tangan kosong. Saat itu, korban sempat melarikan diri dan tidak mampu dikejar para tersangka. (exa)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top