Kejari Bombana Diminta Kawal Pembangunan Daerah – Buton Pos
Bombana

Kejari Bombana Diminta Kawal Pembangunan Daerah

BUTONPOS.COM, BOMBANA – Sejak dilantik di Jakarta 12 Oktober lalu sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra, Mudim Aristo SH MH memilih Kabupaten Bombana sebagai kabupaten pertama yang dikunjungi.

Selain bersilaturahmi dengan Bupati Bombana beserta jajarannya, Kejati Sultra dalam kunjungannya meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Bombana untuk bersama Pemkab Bombana membangun daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Kajati Sultra, Mudim Aristo, SH, MH saat dijamu oleh pihak Pemkab di pendopo Rujab Bupati Bombana, Rabu (7/1).

Pada kesempatan tersebut, Mudim Aristo yang didampingi beberapa pejabat Kejati Sultra menyampaikan, agar Kejari Bombana lebih pro aktif mengawal pembangunan daerah. “Kejari Bombana harus terlibat di seluruh pembangunan daerah yang ada di Bombana, dengan melakukan pendampingan dan pengawasan. Melalui program Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D),” kata ayah dua anak itu.

Mantan Kajari Kolaka itu juga menginstruksikan kepada Kejari Bombana agar menjalankan tugas Kejaksaan dengan baik, salah satunya pendampingan hukum. Dimana Kejari harus menjemput bola ke Pemda atau masyarakat untuk memberikan pendampingan hukum bagi yang membutuhkan.

“Jadi tugas Jaksa bukan hanya menuntut, tetapi juga memiliki tugas pendampingan hukum, seperti TP4D itu, karena salah satu pendampingan juga. Dengan harapan dapat mencegah tindakan melanggar hukum secara preventif. Jangan nanti terjadi apa-apa baru mau mencegah, itu salah!” ujarnya.

Bupati Bombana, H Tafdil didampingi Wakilnya, Johan Salim serta jajaran Forkopimda Bombana sangat berterima kasih atas kunjungan Kejati Sultra. Dikatakan, adanya Kejari di Bombana masyarakat sangat bantu, karena sebelumnya masyarakat untuk melanjutkan proses hukum, semua dilakukan di Kejari Baubau. “Coba bayangkan, dulu harus jauh-jauh ke Pasarwajo, tapi dengan adanya Kejari (Bombana), Allhamdulillah sangat baik, semua urusan hukum bisa dilakukan di Bombana ini,” paparnya.

Tafdil bersama jajaran Pemkab Bombana sangat terbantu dengan program TP4D Kejaksaan. Pasalnya, dengan TP4D pendampingan hukum masyarakat Bombana dapat bekerja membangun daerah dengan baik tanpa pelanggaran hukum.
“Selain pendampingan yang dilakukan Kejaksaan, juga melalukan tindakan penegakan hukum yang tidak pandang bulu. Jadi siapapun yang melanggar aturan dan berbau tindakan merugikan, akan diproses sesuai dengan aturan yang ada,” tukasnya. (dar)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top