Kejari Dorong, Piutang TPI Wameo Sebagai Korupsi – Buton Pos
Metro Baubau

Kejari Dorong, Piutang TPI Wameo Sebagai Korupsi

Ilustrasi

BUTONPOS.FAJAR.CO.ID, BAUBAU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau coba menjamah bentuk lain indikasi korupsi retribusi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Wameo Kecamatan Batupoaro. Koorps Adhyaksa itu ingin Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tenggara agar menetapkan juga utang pengguna jasa sebagai kerugian negara.

“Selain retribusi 2017 yang belum disetorkan ke kas daerah, kita juga mendorong utang pengguna jasa menjadi kerugian negara yang bisa diperhitungkan. Itu kita sampaikan ke tim BPKP saat melakukan audit langsung kerugian TPI Wameo,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Baubau, La Ode Rubiani, dikonfirmasi di kantornya, beberapa waktu lalu.

Namun, beber mantan Kasi Intel Kejari Gorontalo Utara ini, pada saat itu, tim BPK ada yang tidak langsung sependapat dengan usulan itu. Mereka masih perlu melakukan analisa lebih dalam.

“Kalau kami menganggap piutang itu melawan hukum dampak pengelolaan tidak prosedural mulai dari karcis yang tidak bisa diyakini kebenarannya. Tapi, ada tim BPKP yang menyamakan itu sebagai urusan perdata,” ujarnya.

Piutang TPI Wameo yang harus ditagih ke pengguna jasa, ulas dia, ditaksir jauh lebih besar dibandingkan dengan retribusi yang belum disetor ke kas daerah. Nominalnya mencapai Rp 500 juta lebih. Itu piutang tahun 2017 dan 2018.

“Nanti kita lihat di laporan akhir auditnya. Kalau kemudian sependapat dengan kita, maka boleh jadi piutang 2017 dan 2018 akan ada kasus. Tapi, kalau misalnya BPKP melihatnya itu ranah perdata antara pengguna jasa dengan pengelola TPI, dihitung sebagai utang, maka tidak bisa juga kita paksakan,” pungkasnya.

Sebagai tambahan, saat ini Kejari Baubau sedang menyidik indikasi korupsi pengelolaan TPI Wameo 2017. Kerugian negara dari hasil retribusi pengguna jasa yang belum disetorkan TPI Wameo ke kas daerah ditaksir kurang lebih Rp 300 juta.(exa)



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

Copyright © 2019 Butonpos

To Top