KPU Kolaka Panggil Tiga Anggota PPS – Buton Pos
Suara Sultra

KPU Kolaka Panggil Tiga Anggota PPS

Komisioner KPU Kolaka saat melakukan wawancara klarifikasi pada salah satu anggota PPS Iwoimenda

BUTONPOS.COM, KOLAKA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Kolaka akhirnya memanggil dan melakukan klarifikasi terhadap tiga anggota PPS desa Watumelewe dan Wonualaku kecamatan Iwoimenda.

Pemanggilan ketiganya sebagai bentuk tindak lanjut dari laporan Panwas kecamatan Iwoimenda terkait indikasi keterlibatan tiga anggota PPS tersebut, dalam pengukuhan tim penghubung bakal calon bupati petahana pada 21 November lalu di desa Iwoimenda.

“Benar hari ini kita panggil mereka, atas laporan Panwaslu, kita ingin memastikan dugaan tersebut,” kata Lukman, ketua KPU Kolaka, Rabu (6/12) kemarin usai sesi wawancara kepada ketiga anggota PPS.

Hal sama juga diungkapkan komisioner KPU lainnya, Aidil Adha.

“Iya mereka sudah kita klarifikasi, nantilah kita lihat bagaimana selanjutnya, saya juga ingin sampaikan kepada Panwas agar jangan tebang pilih dalam mengawasi tahapan Pilkada, bukan hanya penyelanggara yang diawasi tetapi semuanya juga yang menurut aturannya harus netral,” papar komisioner yang membidangi divisi teknik penyelenggara Pemilu.

Sementara itu ketiga PPS dari kecamatan Iwoimenda yang ditemui usai klarifikasi mengakui bahwa mereka menghadiri acara dimaksud, namun bukan untuk acara pengukuhan.

“Saya akui hadir tapi memang saat itu saya hanya mengganti anggotanya teman karena tidak hadir, bukan berarti saya mau dikukuhkan menjadi tim penghubung karena saya tahu saya ini anggota PPS,” papar Kasman, Ketua PPS desa Watumelewe, Iwoimenda.

Ditambahkan Kasman, seharusnya Panwas tidak langsung meneruskan hal ini melainkan memberikan teguran dulu.

“Harusnya Panwas peringati dulu kita, kasih teguran, jangan langsung teruskan,” tambahnya.

Sedangkan menurut Samrin, anggota PPS desa Watumelwe lainnya mengatakan bahwa ia tidak mengetahui acara yang dihadirinya dirangkaikan pengukuhan tim penghubung.

“Acara awalnya kan syukuran panen, kebetulan memang saya diundang sebagai aparat desa, makanya saya hadiri, saya juga kaget ada acara pengukuhan, hanya tidak bisa kita hindari lagi karena kita sudah ditempat, terpaksa kita ikuti acara itu, jadi kita tidak bermaksud menjadi tim sukses,” terang Samrin, yang juga Kaur pembangunan desa Watumelewe.

Sementara anggota PPS dari desa Wonualaku Muhammad Rusli, menyatakan kehadirannya dalam acara itu karena diundang sebagai pembaca doa.

“Kalau saya hanya datang membaca doa, karena saya diundang untuk itu, kebetulan saya sudah sering sebagai pembaca doa dalam setiap acara, jadi tidak ada maksudnya kita hadiri untuk dikukuhkan sebagai Tim Penghubung,” papar Rusli yang juga merupakan pegawai penyuluh KUA Iwoimenda non PNS.

Ketiga PPS tersebut menyatakan pasrah dengan nasib mereka, apakah akan dipercaya atau tidak.

“Ya kita ikuti saja aturannya, kalau kita dipecat mau diapa, tergantung KPU saja,” papar Muh. Rusli.

Untuk diketahui, ketiga PPS Iwoimenda tersebut memang menghadiri acara pesta panen dan syukuran di Desa Iwoimenda yang dihadiri oleh Bupati Kolaka Ahmad Safei, yang juga menjadi salah satu bakal calon Bupati Kolaka pada 21 November 2017. Dan dalam acara tersebut rupanya dibarengi acara pengukuhan Tim Penghubung dalam Pilkada 2018 nanti. (p12)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!