Kunker di Muna, Kajati Mantapkan Program TP4D – Buton Pos
Suara Muna

Kunker di Muna, Kajati Mantapkan Program TP4D

KAJATI SULTRA, AZHARI

BUTONPOS.COM, MUNA – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kajati Sultra), Azhari melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Muna, pada Kamis (9/11) lalu. Kunjungan tersebut dalam rangka pemantapan program Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Dalam kunjungan itu, Kajati juga menggelar lakukan tatap muka dengan jararan Pemkab Muna dan Buton Utara yang merupakan wilayah hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna. Azhari juga memberikan pengarahan terkait peran dan fungsi kejaksaan dalam mensukseskan pembangunan daerah melalui program TP4D.

Azhari menjelaskan, peran kejaksaan sebagai lembaga penegakan hukum dalam mensukseskan pembangunan telah tersirat dalam UU Nomor 16 Tahun 2017 pasal 30 ayat 3, tentang Kejaksaan RI. Serta pelaksanaan keamanan kebijakan penegakan hukum melalui surat keputusan (SK) Jaksa Agung.

TP4D melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pemanfaat pembangun itu sendiri. Termaksuk mencegah timbulnya penyimpangan yang merugian keuangan negara serta optamilisasi terserapnya anggaran.

“Minimal tentang peran dan kontes itu sendiri dapat saya sampaikan, yakni mengawal mengamankan dan mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan melalui upaya pencegahan preventif dan persuasif baik tingkat pusat maupun daerah sesuai wilayah hukum masing-masing,” ungkap Azhari.

Untuk diletahui, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatangan kerja sama pinjam pakai tanah Kejaksaan Negeri Muna dan Pemda Muna serta penyerahan plakat dari Bupati Muna, LM. Rusman Emba kepada Kejati Sultra, Azhari.

Sementara itu, Bupati Muna, LM. Rusman Emba mengatakan, tentu sinergritas melalui program TP4D bisa terus berkesinambungan, sebab jika berbicara persoalan penegakkan hukum, terkadang jajaran Pemda Muna memiliki kelemahan bersifat administrasi dikarenakan miskomunikasi.

Namun adanya komunikasi tersebut, diharapkannya menjadi rujukan untuk mengambil kebijakan. Sebab masyarakat setempat sangat patuh dengan keputusan dan regulasi yang ada di daerah.

“Terima kasih terhadap pendampingan yang dilakukan oleh Kejari Muna, karena itu juga menjadi spirit kami. Saya baru setahun diamanahkan oleh masyarakat menjadi pemimpin. Tentu ditahun pertama kami masih mencari formula, sebetulnya visi misi sudah ada, tapi kami sesuaikan dengan kondisi lapangan,” kata Rusman Emba. (cr2)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!