La Ode Koso Menggugat, Munarti Bungkam – Butonpos
Suara Muna

La Ode Koso Menggugat, Munarti Bungkam

LA ODE KOSO

BUTONPOS.COM, MUBAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna Barat (Mubar), saat ini masih disibukan dengan gugatan mantan Ketua DPRD Mubar, La Ode Koso. Gugatan tersebut saat ini masih bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kendari, dan belum ada putusan yang inkrah.

Sementara itu, posisi La Ode Koso, sebagai ketua DPRD Mubar atas perintah DPD PAN, ditunjuk Munarti. Namun sebagai pengganti La Ode Koso, Munarti masih memilih bungkam saat diwawancarai awak media. Ia masih enggan komentar mengenai gugatan tersebut.

“Saya no coment soal itu. Tidak enak rasanya sama-sama kita di dewan,” ungkap Munarti, saat ditemui di kantor Sekretariat Kabupaten (Setkab) Mubar, kemarin.

Terkait kasus gugatan tersebut, menurut Munarti, DPRD sudah mempercayakan kepada kuasa hukum. Pihaknya sudah menunjuk kuasa hukum untuk menghadapi gugatan La Ode Koso. Anggota dewan hanya tinggal menunggu hasil putusan pengadilan.

“Kami sudah percayakan kepada kuasa hukum. Semua permasalahan ini sudah dilimpahkan kepada kuasa hukum. Kami di dewan tinggal menunggu hasil sidang pengadilan nanti. Apapun hasil keputusan akan tetap dihormati,” katanya.

Munarti mengaku bahwa gugatan tersebut ditujukan kepada lembaga DPRD. Olehnya itu, pihaknya menunjuk kuasa hukum untuk mewakili semua unsur anggota dewan. “Gugatannya secara kelembagaan. Mengenai apakah itu salah alamat atau tidak, saya tidak mau berkomentar. Nanti kita lihat bagaimana perkembangannya,”tukasnya.

Terkait pelantikan dirinya sebagai ketua DPRD definitif lanjutnya, akan digelar dalam waktu dekat ini. “Insya Allah, tidak lama lagi. Mungkin satu atau dua hari ini sudah ada agenda pelantikan,” tutupnya.

Sebelumnya, Kabag Hukum, Setkab Mubar, La Gandi mengungkapkan, gugatan La Ode Koso tidak ada hubungannya dengan Pemkab Mubar. Pasalnya, gugatan itu dilayangkan karena proses sidang DPRD atas surat masuk dari DPD PAN Mubar.

“Kasus yang dilaporkan La Ode Koso di PTUN saat ini tidak ada hubungannya dengan Pemkab Mubar. La Ode Koso tidak menggugat intistitusi DPRD, tetapi mengajukan gugatan atas proses sidang DPRD mengenai surat masuk dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Mubar,” terang La Gandi.

Kata dia, jika yang bersangkutan mengajukan gugatan terhadap kelembagaan DPRD, berarti secara tidak langsung seluruh lembaga eksekutif termasuk Pemkab Mubar ikut serta didalamnya, sebab sekretariat DPRD dari lembaga pemerintahan.

“Bukan sekretariat yang digugat, tetapi unsur didalamnya. Saya juga tidak mengetahui secara persis, tetapi kalau ada keterlibatan sekretariat tentu Pemkab pasti terlibat. Namun, sejauh ini belum ada surat atau undangan yang ditujukan kepada pemerintah terkait hal itu,” katanya.

Menurut La Gandi, keterlibatan Pemkab Mubar terhadap kasus pencopotan La Ode Koso, hanya pada tataran pemberian surat pengantar kepada Pemprov Sultra mengenai hasil sidang paripurna DPRD. Sebab, hasil sidang anggota DPRD diajukan kepada Pemkab untuk diproses lebih lanjut.

Prev1 of 2

Click to comment

BERITA POPULER

To Top