LP2T2N Dorong Buteng Jadi Sentra Produksi Ternak Ayam Kampung Super – Buton Pos
Suara Buton Tengah

LP2T2N Dorong Buteng Jadi Sentra Produksi Ternak Ayam Kampung Super

BUTONPOS.COM, BUTON TENGAH – Selain sudah mengembangkan pertanian sayur mayur dengan sistem hidroponik dan green house di sebagian besar desa di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Lembaga Pemerhati Pekarangan Tanaman Ternak dan Nelayan (LP2T2N) juga sudah menggerakan usaha peternakan ayam kampung super.

Saat ini, sudah ada 41 desa dari 67 desa di daerah yang dijuluki negeri seribu gua itu telah mengembangkan peternakan ayam kampung super. Baik yang beternak secara individu, kelompok, maupun program desa dengan dana desanya.

Ketua Umum LP2T2N Kabupaten Buteng Andy Nursin mengatakan, pihaknya siap mendorong Kabupaten Buteng untuk menjadi sentra produksi ternak ayam kampung super terbesar di kawasan Kepulauan Buton (Kepton), baik telur, bibit, maupun dagingnya yang akan disuplai di daerah-daerah sekitarnya, Bahkan, siap merebut pangsa pasar yang menjadi penyuplai di kawasan timur Indonesia selama ini.

“LP2T2N bekerja sama dengan pemerintah desa melalui dukungan pemerintah daerah, kita akan maksimalkan sistim dan cara beternak ayam kampung super sesuai standar dan secara profesional untuk skala produksi. Bila perlu Kabupaten Buteng menjadi kawasan sentra ternak terbesar di kawasan Kepulauan Buton,” ungkapnya kepada media ini, Jumat (11/1/2019).

Menurut Andy Nursin, target tersebut cukup beralasan karena masyarakat Kabupaten Buteng sejak dahulu kala sudah menjadi peternak ulet. Apalagi dengan upaya pembinaan yang dilakukan lembaganya selama, memberikan daya gedor dan semangat masyarakat untuk beternak ayam kampung super dalam jumlah besar.

“Minggu ini akan masuk lagi bibit ayam kampung super sekitar seribuan ekor di Kabupaten Buteng dari permintaan warga dengan swadaya sendiri dan dana desa,” katanya.

Andy Nursin membeberkan hampir setiap hari bibit ayam yang dikirim via cargo pesawat dari Surabaya dan Makassar berkisar 50-80 boks atau sekitar 5.000-8.000 ekor per hari. “Pengiriman itu untuk menyuplai permintaan dari Kota Kendari, Kota Baubau, Kabupaten Buton, dan Kabupaten Muna.

“Data ini saya peroleh dari pihak cargo bandara, karena saya juga adalah koordinator pengiriman bibit dari beberapa perusahaan pembibitan ayam joper, ayam pedaging, ayam petelur, dan itik yang dikirim dari Solo, Kediri, dan Makassar,” terangnya.

Pergerakan pasar pengiriman bibit ayam ini, kata dia, menjadi peluang bagi Kabupaten Buteng untuk memperpendek jalur pengiriman bibit unggas tersebut dengan menjadi sentra produksinya, khususnya bibit ayam kampung super. “Tentu ini butuh kajian dan keseriusan seluruh komponen terkait di Kabupaten Buteng,” harapnya.

Kabid Jaminan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Buteng ini menuturkan, tahun 2019 ini LP2T2N akan mendampingi sekitar 71 paket pemberdayaan bidang usaha pertanian dan peternakan yang tersebar disekitar 41 desa di Buteng.(uzi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top