Masyarakat Lorong Pecek Gelar Doa Tolak Bala – Buton Pos
Metro Baubau

Masyarakat Lorong Pecek Gelar Doa Tolak Bala

Masyarakat Lorong Pecek diacara doa tolak bala

BUTONPOS.COM, BAUBAU- acara ritual tolak bala bagi masyarakat lorong pecek Kelurahan Wangkanapi, Kecamatan Wolio bukan hal yang baru. Karena acara doa tolak bala ini, sudah menjadi agenda tahunan bagi masyarakat Lorong pecek dan ini merupakan acara ke-11 kalinya, bahkan mereka rela menyiapkan puluhan talang yang dipampang disepanjang rumah untuk mengsukseskan acara tersebut, rabu(15/8).

Pelaksanaan tolak bala berlangsung sejak pukul 18.00 ba’da shalat Magrib
sampai dengan pukul 21.00, yang dihadiri oleh Setda Kota Baubau Dr Roni
Mukhtar, Wakil Walikota terpilih La Ode Ahmad Monianse, ketua DPRD Kota
Baubau H Kamil Adi Karim SP, Kadis Pariwisata Ali Arham, Camat Wolio H
La Hamedi, Lurah Wangkanapi Mogotman, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat,
Tokoh Pemuda dan seluruh masyarakat Lorong pecek

Dalam sambutannya Ketua Panitia Tolak Bala, Alam mengatakan sebenarnya
acara ritual tolak bala ini sebenarnya sudah dilakukan sejak bulan Juni
2018. Namun karena satu dan lain hal sehingga acara tolak bala ini baru
bisa dilaksanakan pada bulan Agustus.

“Sebenarnya acara ritual tolak bala ini, setiap tahunnya selalu
dilaksanakan dan sudah menjadi agenda tahunan untuk seluruh masyarakat
Lorong Pecek. Dimana sejak tahun 2007 yaitu sudah 11 tahun silam sering
terjadi musibah bagi masyarakat lorong pecek, sehingga seluruh
masyarakat bermusyawarah dan terciptalah acara tolak bala sebagai
antisipasi dari bencana tersebut,” tutup alam sambil mengisahkan cerita
yang terjadi pada puluhan tahun yang lalu.

Ditempat yang sama Sekot Baubau Dr Roni Mukhtar mewakili Walikota Baubau
mengatakan Alhamdulillah malam ini kita bisa berkumpul disini atas izin
Allah SWT sehingga kita dapat hadir dalam acara tolak bala di lorong
pecek.

“Yang pertama kita merespon satu peristiwa penting, bahwa pernah ada
musibah dan masyarakat mencari upaya untuk mencari solusi yaitu
melakukan doa bersama untuk meminta hidayah dari Allah SWT agar
terhindar dari segala bala dan musibah yang pernah dihadapi masyarakat
lorong pecek,” ungkapnya.

Sambung Roni Mukhtar, pandangan seperti ini adalah cara yang benar untuk
mencari solusi dan pemerintah baubau menganggap suatu hal yang penting
dan merupakan peristiwa perlu di apresiasi.

“kedepannya acara ini, bisa dilakukan sebagai kemasan dan salah satu
agenda yang bisa dimasukan dalam kalender tahunan. Juga bisa sebagai
agenda penting dalam hal bisa sebagai bagian promosi wisata Kota
Baubau,” tambanya.

Karena kegiatan seperti ini, dapat digandengkan dengan Dinas pariwisata,
dalam hal bisa mendatangkan potensi besar dibidang pariwisata,”dengan
adanya agenda tahunan dalam hal budaya tahunan di lorong pecek bisa
menggandeng Dinas pariwisata dalam hal mendatangkan Wisatawan manca dan
lokal sebagai kampung budaya reliji serta nantinya bisa menambah PAD
daerah,” ringkasnya. (m4)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top