Muna Cinta Nabi Cinta Syariah, Alquran Menjadikan Hidup Penuh Mukjizat – Buton Pos
Suara Muna

Muna Cinta Nabi Cinta Syariah, Alquran Menjadikan Hidup Penuh Mukjizat

BUTONPOS.FAJAR.CO.ID, RAHA- Maulid Nabi Muhammad SAW digelar Majelis Studi Islam bertajuk Cinta Nabi Cinta Syariah digelar di Muna, Minggu (10/11).

Irwansyah Amunu, pembawa hikmah menyatakan banyak persoalan yang menimpa Indonesia. Untuk menyelesaikan masalah hendaknya menjadikan Islam sebagai solusi.

“Islam adalah ideologi yang bisa mewujudkan rahmatan lil alamin sesuai dengan firman Allah dalam surat Al Anbiya ayat 107,” ujarnya. Islam menyelesaikan masalah tanpa masalah.

Begitu banyak persoalan bangsa, namun radikalisme justru yang dicuatkan. Sementara masalah di depan mata berupa persoalan ekonomi dan ketidakadilan hukum tidak dipecahkan.

Sebagai contoh, mata uang rupiah yang mengalami pelemahan, dan di Asia terlemah tidak diselesaikan. Kalau dibiarkan, tidak mustahil negara kita akan berhadapan dengan krisis moneter seperti tahun 1998.

Persoalan itu akan selesai bila Islam jadi solusi. Sebab dalam aspek moneter, Islam terbukti punya ketahanan karena menggunakan mata uang dinar dan dirham yang berbasis emas.

Fluktuasi mata uang mustahil terjadi. Pasalnya nilai nominal dan instrinsik mata uang setara. Hal tersebut juga sekaligus ampuh mematikan iflasi.

Kini inflasi terus terjadi. Apalagi ekonomi berbasis riba. “Hal ini bertentangan dengan Islam, karena Islam mengharamkan riba. Sementara riba sekarang menjadi pondasi ekonomi kapitalisme yang saat ini dipraktekan negara di dunia. Tak heran bila ekonomi dunia sedang menuju kehancuran,” bebernya di hadapan peserta yang membludak.

Untuk itu, kata Irwan, momentum Maulid hendaknya membuat umat Islam kembali ke risalah yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Wajib menjadikan Alquran, Sunnah, ijma, dan qiyas sebagai sumber hukum untuk menyelesaikan masalah. Baik persoalan personal, komunal, maupun struktural.

Apalagi, lanjutnya, 12 Rabiul Awwal 1 H juga merupakan momentum Nabi Muhammad hijrah ke Madinah. Saat itu pula diterapkan sistem Islam melalui Daulah Islamiyah yang terbukti digdaya mengatur dunia hingga sekitar 14 abad lamanya. Sepeninggal Nabi Muhammad, kepemimpinan dilanjutkan masa Khulafaurasyidin, Khalifah Bani Umayyah, Abasiyah, dan Utsmaniyah.

Pengaruhnya sampai ke Nusantara. Termasuk di Sultra melalui Imperium Kesultanan Buton yang bergelar Negeri Khalifatul Khamis.

Memang Islam diterapkan menjadikan umat dipenuhi “mukjizat”. Bagaimana sosok Bilal, yang sebelumnya budak, namun ketika memeluk Islam hidupnya mulia. Begitupula dengan Negara Islam yang bisa melawan dua adidaya yang lahir sebelumnya, Romawi dan Persia.

Bahkan Persia mampu dihapuskan hanya empat tahun setelah Rasulullah wafat. Itulah bukti, hidup penuh “mukjizat” bila menggunakan Alquran sebagai pedoman hidup.(iwn)



Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

Copyright © 2019 Butonpos

To Top