Nama Organisasi Dicatut, Ketua PWI Kolaka Tempuh Jalur Hukum – Buton Pos
Suara Sultra

Nama Organisasi Dicatut, Ketua PWI Kolaka Tempuh Jalur Hukum

Ketua PWI Kolaka, Armin Arsyad yang didampingi beberapa pekerja media di Kolaka membuat laporan polisi bagi tiga pihak atas dugaan penipuan dan pencemaran nama baik

BUTONPOS.COM, KOLAKA – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kabupaten Kolaka, Armin Arsyad Pauluh melaporkan sejumlah orang ke polisi.

Mereka yang dipolisikan tersebut termasuk seorang pria bernama Zulkifli yang mengaku wartawan, rekannya bernama Samsu Rijal, dan Lurah Welala, kecamatan Ladongi, kabupaten Kolaka Timur.

Laporan polisi dibuat oleh Armin menyusul tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh Zulkifli dan Samsu Rijal terhadap Lurah Welala, Hasnidar, beberapa pekan lalu.

Ketika itu, Hasnidar tengah menjadi “obyek” pemberitaan menyangkut dugaan Pungli rekomendasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) disalah satu media online.

Karena merasa malu dengan pemberitaan tersebut, Hasnidar pun berupaya mencari cara untuk bisa menghapus berita yang telah terlanjur tayang.

Ketika itu Zulkifli dan rekannya, Samsu Rijal datang menemui Hasnidar lalu menawarkan jasa penghapusan/penarikan berita dari lini massa sebuah portal.

Mengaku sebagai wartawan sekaligus pengurus PWI kabupaten Kolaka, Zulkifli dan Samsu Rijal menyatakan bahwa mereka telah mendapat “restu” dari ketua PWI Kolaka untuk menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapi Hasnidar.

Sebagai imbalannya, kedua pria tersebut diberi jatah Rp 1 juta sebagai balas jasa atas bantuan yang telah diberikannya.

Dana sebesar Rp 1 juta tersebut ditransfer dari rekening Hasnidar ke rekening bank milik Zulkifli, melalui SMS Banking.

Sayangnya, keinginan Hasnidar agar berita menyangkut dirinya ditarik atau dihapus dari lini massa sebuah portal berita online tidak terbukti seperti yang dijanjikan oleh kedua terlapor.

Menyusul pencatutan namanya dalam kasus penipuan yang dilakukan Zulkifli dan Samsu Rijal, Ketua PWI Kolaka, Armin Arsyad pun bereaksi dengan melaporkan semua pihak terkait, termasuk lurah Welala.

“Mereka saya laporkan masing-masing dengan kasus berbeda. Orang bernama Zulkifli dan Samsu Rijal atas tuduhan penipuan dan pencemaran nama baik. Sementara lurah Welala itu kami laporkan dalam kaitan upaya penyuapan terhadap wartawan,” tegas Armin usai melapor di Mapolres Kolaka, Selasa (7/10) lalu.

Atas peristiwa penipuan dan pencatutan nama PWI, Armin pun mengimbau seluruh masyarakat agar berhati-hati bila ditemui atau dihubungi oleh seseorang yang mengaku wartawan.

“Seperti halnya profesi lain, identitas kewartawanan rawan disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Jika ada kasus serupa, jangan ragu untuk lapor ke polisi. Bahkan jika wartawan sungguhan melakukan itu, silahkan polisikan, sebab itu ranah pidana. Tidak ada ampun untuk mereka,” tegas Armin.(p12)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!