Pelamar CPNS Busel Baru 2.799 – Buton Pos
Suara Buton Selatan

Pelamar CPNS Busel Baru 2.799

Sejumlah calon pelamar CPNS di Kabupaten Buton Selatan yang sudah mengantre menyerahkan berkas di BKPSDM Busel kemarin.

Ini Formasi yang Dilamar:
– Jumlah Pelamar 2.799 orang
– Guru 617 orang
– Kesehatan 159 orang
– Teknis 264 orang

* Jumlah Formasi Busel:
– Jatah 428
– Tenaga Guru 271
– Kesehatan 99
– Teknis Lainya 60

BUTONPOS.COM, BATAUGA – Berkasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Buton Selatan (Busel) mulai diseleksi. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDM) diserbu para pelamar.

Hingga pukul 17.33 Wita, Rabu (10/10) tercatat sebanyak 2.799 pelamar CPNS di Kabupaten Busel dengan jumlah 428 formasi. Dari jumlah itu yang sudah setor berkas di BKPSDM pada formasi yang dilamar, yakni guru 617 orang, kesehatan 159 orang, dan teknis 264 orang.

Kepala BKPSDM Kabupaten Busel, La Ode Firman Hamza menganggap jumlah tersebut masih normal atau wajar bila dibandingkan dengan jumlah formasi yang ada. “Yang paling dominan guru, kemudian disusul kesehatan dan tenaga teknis. Tapi pada prinsipnya jika dibandingkan dengan persentase jumlah formasi dan pelamar hampir sama semua merata,” katanya.

Lanjut dia, dari hasil rapat koordinasi (Rakor) kepala BKD di BAKN regional Makassar beberapa hari lalu penempatan lokasi CAT empat kabupaten dan satu kota di wilayah kepulauan, digelar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Baubau.

Sebelumnya juga sudah ada surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI, masuk kategori menyelenggarakan CAT CPNS pada sekolah yang sukses melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Hasilnya, dipilih SMKN 1 Baubau yang memenuhi syarat dari spec komputer, ruangan, maupun jumlah komputer yang terkoneksi dengan jaringan. Karena sudah siap 150 unit komputer,” terang Firman.

Sesuai jadwal, lanjutnya, seleksi administrasi berkas mulai 28 September sampai 20 Oktober. Pengumuman administrasi 21 Oktober. Penjadwalan pelaksanaan SKD 21-25 Oktober. Pelaksanaan tes seleksi SKD 26 Oktober-17 November 2018. Pengumuman akhir 3 Desember.

Soal pendanaan, kata dia, ditanggung daerah. Jika daerah mampu maka harus menyiapkan server, komputer, komputer registrasi. Jaringan LAN instalasi listrik. Dan segala persiapan teknis lainya. Tapi soal keputusan pelaksanaan tes akan ditentukan di bawah koordinasi Pemrpov.

Kata dia, jika pelamar di Busel di bawah 2000-an bisa dilaksanakan dengan menggunakan CAT yang tersebar di sejumlah sekolah di Busel. Baik tingkat SD, SMP, dan SMA. Yang kedua mengumpulkan seluruh komputer yang ada untuk dikumpul di Lamaindo sesuai rekomendasi BKN.

“Tapi ini lagi-lagi jika dihitung-hitung jika langkah itu yang ditentukan maka akan terkendala. Karena pendaftar sudah mencapai 2.000-an,” katanya.

Karena itu, tambahnya, pelaksanaan ujian CAT akan dilakukan di luar Busel. Namun jika memilih Kota Kendari, maka kos dikeluarkan juga akan juga cukup banyak. “Titik yang paling dekat pelaksanaan ujian CAT di Kota Baubau,” tukasnya. Pihaknya mempetimbangkan kondisi pelamar.

Ia juga membenarkan ada sejumlah pelamar dari luar Sultra, diantaranya Aceh, Makassar. Namun demikian pihaknya belum merinci secara detail. Tapi pada prinsipnya calon pelamar menyebar dari wilayah Sultra. (aga)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top