Pembangunan Inovatif Harus Dikawal Pemimpin Kreatif – Buton Pos
Metro Baubau

Pembangunan Inovatif Harus Dikawal Pemimpin Kreatif

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Badan Penelitian dan Pengambangan Daerah (Balitbangda) Kota Baubau menggelar kegiatan workshop. Kegiatan ini dibuka Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse di ruang aula rapat kantor Wali Kota, kemarin.

Wakil Wali Kota mengatakan, pembangunan yang inovatif harus dikawal oleh pemimpin yang kreatif, sehingga dapat berkompetitif. Menurutnya ada tiga syarat keberhasilan berinovatif, yaitu, road map (peta jalan), regulasi (peraturan) agar dapat dikawal sehingga tidak menjadi liar, dan anggaran.

Monianse menjelaskan, regulasi dan anggaran sangat berperan aktif. Meskipun begitu, Pemkot telah menyampaikan kepada kepala SKPD mengenai misi ke depan.

“Regulasi dan anggaran sangat berperan aktif dan kami sudah sampaikan kepada kepala SKPD. Kami sudah mempunyai misi,” kata Ketua PDIP Baubau ini.

Kepala Balitbangda Baubau, Mustafa Zain menambahkan, langkah awal yang dibentuk ialah lembaga yang intern yakni bertugas memberikan masukan kepada pemerintah daerah (Pemda). Tahun lalu ada sebagian yang tidak hadir. Namun yang terpenting pariwisata dan ekonomi kreatif yang perlu dikembangkan.

Sementara itu, pemimpin redaksi (Pemred) Buton Pos, Irwansyah Amunu menjelaskan, Buton Pos merupakan media terbesar di Kepulauan Buton (Kepton). Buton Pos menempati urutan kedua di Sulawesi Tenggara (Sultra) setelah Kendari Pos.

“Memberikan seluruh ruang di setiap daerah, kita membantu pengembangan daerah dalam hal publikasi. Jurnalis orang yang pekerjaannya mengumpulkan dan menulis berita di media cetak atau elektronik,” jelasnya.

Tidak hanya itu, media harus memiliki angel yakni bad news is a good news (old) dan good news is a best news (now). Pertama memberikan hal yang positif bagi masyarakat dan yang kedua dapat memiliki nilai yang positif. Disamping itu, ada 90 informasi yang diperoleh otak yakni informasi visual.

“Otak memproses informasi visual 60 ribu lebih cepat. Penyampaian informasi secara akurat. 250 juta jiwa, waktu yang dihabiskan bersama media 3 jam 10 menit. Kita ini berada pada era milenial,” tutup Irwan.(m2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top