Pemda Butur Buka Lahan Baru, Gempita Nilai tidak Ideal – Buton Pos
Suara Butur

Pemda Butur Buka Lahan Baru, Gempita Nilai tidak Ideal

malik ibrahim

BUTONPOS.COM, BURANGA – Pada perubahan anggaran tahun 2017 ini, Pemda Buton Utara menggelontorkan angka yang fantastis sebesar Rp 1,5 Miliar untuk pembukaan lahan baru yang diporsikan untuk lahan organik. Hal ini memancing reaksi dari Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Buton Utara karena dinilai tidak ideal.

Koordinator Gempita Butur, Malik Ibrahim, menilai, seharusnya Pemda memanfaatkan lahan yang ada tanpa meramba hutan yang semakin tipis. Menurut data statistik, 60 persen wilayah pertanian menjadi lahan non produktif atau lahan tidur, sehingga langkah pemerintah hanya akan memperluas lahan tidur di Butur.

“Sangat tidak ideal karena akan menambah lahan tidur yang ada di Butur. Apalagi 60 persen sudah menjadi lahan non produktif,” ujar Malik Ibrahim kepada butonpos.com melalui pesan singkatnya, Rabu (11/10/17).

Ia menambahkan, program beras organik yang dicanangkan oleh Pemerintah Buton Utara dengan primadona beras Wakafondu dinilai tidak efektif dan efisien oleh Gempita Butur. Pasalnya, selain prospek yang tidak menjanjikan untuk rakyat ditambah dengan pasar yag belum disediakan oleh Pemda saat ini.

“Program organik yang dicanangkan pemerintah saat ini tidak sesuai dengan apa yang menjadi kebutihan Rakyat Buton Utara yang krisis Infrastruktur jalan, tidak tersedianya pasar untuk berbagai komoditi dan lain-lain,” pungkasnya.

Alumni HMI Kendari ini kembali menegaskan bahwa Gempita Buton Utara merupakan gerakan percepatan dan pemanfaatan lahan tidur yang di bentuk oleh Mentan RI yang program utamanya adalah jagung hibrida guna untuk menyukseskan Swasembada Pangan 2017. (po4)

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!