Pemkab Buteng bakal Bangun Perkantoran dengan Cara Menyebar – Buton Pos
Suara Buton Tengah

Pemkab Buteng bakal Bangun Perkantoran dengan Cara Menyebar

BUTONPOS.COM, BUTON TENGAH – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) merencanakan pembangunan perkantoran pemerintahan tak hanya bertumpu di pusat ibukota Labungkari saja. Melainkan bebebrapa diantaranya disebar di beberapa titik yang dekat dengan pemukiman masyarakat untuk memperlancar perputaran ekonomi di Kabupaten Buteng.

Dua hari berturut-turut, Kamis dan Jumat (8-9/3/2019), Bupati Buteng H samahuddin melakukan peninjauan di titik-titik yang direncanakan akan dibangun perkantoran. Hari pertama meninjau di wilayah antara Labungkari hingga Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng). Hari kedua, antara Labungkari hingga Kelurahan Boneoge, Kecamatan Lakudo.

Dalam peninjauannya di lokasi Kelurahan Boneoge, bupati bertemu langsung dengan Lurah Boneoge beserta masyarakat setempat. Kepada mereka, Samahuddin menjelaskan bahwa perkantoran pemerintah sebagai pusat pelayanan kepada masyarakat sangatlah dibutuhkan. Sehingga ia berpesan kepada pemerintah kelurahan untuk terus bekerja keras dan ikhlas dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Insya Allah, tahun depan kita akan membangun beberapa perkantoran dengan melihat kemampuan anggaran. Kita berharap beberapa perkantoran tidak lagi mengontrak, karena pelayanan kepada masyarakat harus diberikan dalam suasana nyaman dan memuaskan,” ungkapnya.

“Perkantoran yang akan kita bangun tersebar di beberapa titik dengan tetap memberikan kesan agamis sebagai visi misi Buteng yang berkah (bersih, sejahtera, produktif, agamis, dan harmonis), sehingga pada setiap kompleks perkantoran kita akan bangun masjid dan taman,” sambungnya.

Maka itu, orang nomor satu di Kabupaten Buteng ini mengharapkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam hal pembangunan, terutama dalam kawasan yang masih kosong. Masyarakat diharpakan dalam memanfaatkan lahan buat pemukimannya selalu memperhatikan dan patuh pada Perda tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Kita berharap peran aktif camat, kepala desa, dan lurah, serta masyarakat untuk ikut mengawasi dan memantau setiap kegiatan pembangunan. Dengan pola seperti ini, insya Allah kita akan mencegah dan meminimalisir kesalahan-kesalahan dalam bertindak,” kunci Samahuddin.(uzi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top