Pemkab Buteng Beri Insentif Guru Ngaji Rp 400 Ribu per Bulan – Buton Pos
Suara Buton Tengah

Pemkab Buteng Beri Insentif Guru Ngaji Rp 400 Ribu per Bulan

BUTONPOS.COM, BUTON TENGAH – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) telah memprogramkan pemberian insentif bagi guru ngaji di Taman Pengajian Alquran (TPA) disetiap kelurahan melalui APBD 2019. Sementara TPA di desa-desa sudah dianggarkan melalui Alokasi Dana Desa (ADD) masing-masing yang juga bersumber dari APBD.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Buteng, La Ode Abdullah, mengatakan di Kabupaten Buteng terdapat 10 kelurahan, dimana masing-masing kelurahan memiliki lima TPA.

“Setiap guru ngaji di TPA di kelurahan kita berikan insentif Rp 400 ribu per bulan. Insentif ini kita bayarkan per tiga bulan,” ungkap Abdullah saat dihubungi media ini, Kamis (14/3/2019).

Tak hanya guru ngaji, Pemkab buteng juga memberikan honor kepada para perangkat masjid kelurahan. Mulai dari imam, muazin, hingga cleaning service yang juga dibayarkan per tri wulan. Haya saja besaran honor mereka bervariasi antara Rp 50 ribu sampai Rp 600 ribu setiap bulannya.

“Kami di Bagian Kesra khusus menangani pembayaran insentif guru ngaji dan honor perangkat masjid di kelurahan saja. Sedangkan di tingkat desa, sudah ditangani pemerintah desa melalui ADD masing-masing yang juga bersumber dari APBD setiap tahunnya,” jelas Abdullah.

Sebelumnya, Kabag Hukum Setkab Buteng, Akhmad Sabir SH, menuturkan pemberian insentif kepada para guru ngaji dan honor perangkat masjid ini merupakan keinginan Bupati Buteng H Samahuddin untuk mewujudkan visi dan misinya bersama Wabup Buteng La Ntau, yakni Buteng Berkah (Bersih, Sejahtera, Produktif, Agamis, dan Harmonis).

“Poin Agamis ini memiliki berbagai program, salah satunya pemberian insentif bagi guru ngaji agar memiliki semangat dalam meningkatkan iman dan taqwa generasi muda di Buteng sejak dini, utamanya bisa bebas baca tulis Alquran,” terang Akhmad Sabir.

Untuk memperkuat program tersebut agar memiliki “Payung” atau landasan hukum yang kuat, pihaknya telah mengajukan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang baca tulis Alquran ke DPRD dan sudah masuk Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2019 bersama enam Ranperda lainnya.

“Mudah-mudahan secepatnya dibahas dan ditetapkan DPRD, supaya program pemberian insentif atau honor kepada para guru ngaji ini direalisasikan,” harap Sabir.(uzi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top