Pengurus Lasqi Mubar Dikukuhkan – Buton Pos
Suara Muna

Pengurus Lasqi Mubar Dikukuhkan

LANTIK: Ketua Lasqi Sultra, Hj. Tina Nur Alam melantik pengurus Lasqi Mubar periode 2017-2022, Senin (13/11)

BUTONPOS.COM, MUBAR – Pengurus Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Muna Barat (Mubar), periode 2017-2022 resmi dilantik, Senin (13/11). Hj. Tina Nur Alam, selaku Ketua Umum Lasqi Sultra, mengukuhkan langsung pengurus Lasqi Mubar yang dipimpin Hj. Herlina Djie Susilawati Madek Rajiun.

Pada kesempatan itu, Tina Nur Alam mengatakan, pelantikan pengurus Lasqi ini merupakan program yang sudah teragenda mulai dari tingkat pusat sampai kecamatan. Tujuannya agar pengurus dapat bersinergi dalam segala kegiatan yang bernuansa Islam.

“Apalagi setiap tahun dilakukan vestifal Lasqi nasional. Makanya harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menampilkan yang terbaik bagi daerahnya. Seni qasidah memiliki posisi penting dalam budaya Islam, artinya memelihara budaya Islam itu,” ungkapnya.

Anggota Komisi IX DPR RI itu menitip harapan besar kepada ketua Lasqi Mubar yang terpilih agar membuat program dan mengaktifkan pengurusnya untuk membentuk lembaga qasidah di tingkat kecamatan.

“Saya kira ini tidak susah, apalagi di Mubar ini seni qasidah sudah menjamur. Saya melihat sebelum Lasqi terbentuk, qasidahnya sudah ada di masing-masing desa. Jadi tinggal pembinaan saja, sehingga lebih baik lagi,” ujarnya.

Bukan hanya diminta mengembangkan qasidah, tetapi juga mengembangkan budaya dengan nuansa ke-Islam-an. Agenda tersebut harus terprogram dalam program kerja Lasqi nanti. “Semoga dengan terbentuknya lembaga qasidah ini warga Mubar dapat menjadi masyarakat aman, damai dan sejahtera,” harapnya.

Bupati Mubar, LM Rajiun Tumada meminta pengurus Lasqi untuk berupaya meningkatkan taraf keimanan dan penajaman pemahaman nilai-nilai ke-Islam-an terhadap masyarakat Mubar. “Saya merasa bangga, pengurus organisasi ini telah dikukuhkan. Ini sangat penting dikembangkan dari sisi budaya Islami. Bisa merubah watak dan karakter anak kita, serta mengurangi hobi atau perilaku glamour di masa-masa remaja,” katanya.

Persoalan lembaga seni di Mubar tidak perlu diragukan lagi, karena sudah menjamur di seluruh pelosok desa. Saat daerah ini belum dimekarkan, potensi qasidah tidak pernah dilirik. “Sekarang ini mereka sudah muncul. Kita tinggal mantapkan lagi dengan pembinaan,” tandas mantan Kasatpol PP Sultra itu. (p5)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!