Penjualan BBM Meningkat di Kuartal Pertama 2017 – Butonpos
Ekobis

Penjualan BBM Meningkat di Kuartal Pertama 2017

petrus nong meak

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Berdasarkan data, pada kuartal I tahun 2017, penjualan bahan bakar minyak (BBM) di PT Pertamina (persero) Cabang Baubau mengalami peningkatan. Hal ini lantaran kegiatan ekonomi di Indonesia yang meningkat, sehingga membuat konsumsi BBM semakin tinggi.

Hal ini diungkapkan Operation Head PT Pertamina (persero) Cabang Baubau Petrus Nong Meak kepada butonpos.com saat ditemui diruangannya, Sabtu (13/7/2017), pekan lalu. Peningkatan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) PT Pertamina (Persero) Cabang Baubau sepanjang kuartal-I 2017 sebesar 10 persen dibandingkan tahun lalu.

“Kita melihat yang pertama penjualan kita dari penjualan produk BBM, untuk kuartal 1 2017 itu jumlahnya sekitar 210.000 ton atau naik 10 persen dibanding kuartal I 2016,” jelas Petrus.

Petrus menjelaskan tren penjualan BBM mengalami peningkatan tiap tahunnya. Namun untuk Baubau masih normal, dan hanya mengalami peningkatan penjualan pada saat lebaran.

“Tren kelihatan meningkat dibanding pertumbuhan tahun-tahun lalu, terutama saat lebaran, itupun tidak banyak hanya sebesar 10 persen saja, dan ini tudak hanya Baubau, tapi hampir seluruh wilayah Indonesia ” jelas Dia.

Petrus juga menambahkan bahwa masyarakat juga semakin beralih kepada BBM jenis pertalite dan pertamax, ini terbukti dengan penurunan penjualan premium sepanjang kuartal 1/2017 dari 83 persen di periode sama tahun lalu menjadi hanya sekitar 44 persen dari total penjualan BBM secara keseluruhan.

“Perpindahan customer dari pengguna gasoline, di kuartal I 2016 konsumsi proporsional premium masih 83 persen. untuk kuartal I tahun ini sudah turun jadi 44,3 persen,” ungkap Petrus.

petrus menambahkan hasil penjualan semua produk Pertamina di kuartal ke dua masih normal. PT Pertamina Persero Baubau yang juga merupakan terminal transit, setiap bulannya menerima 35.000 ton BBM dari kapal-kapal yang besar, kemudian dialihkan kembali lagi ke kapal-kapal kecil.

“Patokan kami dari kunjungan kapal. Kalau kapalnya banyak yang mengantri minyak berarti meningkat penjualan. Kita inikan transit terminal yang menjangkau seluruh Sulawesi, NTT dan sesekali kami ke wilayah Ambon dan Papua. Makassar juga mengambilnya di sini. Dalam sebulan kapal yang masuk delapan sampai sepuluh kapal besar, sementara kapal yang datang mengambil itu sebanyak 40 sampai 50 kapal dengan ukuran 1000 ton,” tutupnya. (po3)

BERITA POPULER

To Top