Pertandingan Sepak Bola Ricuh, Satu Orang Ditikam – Butonpos
Hukum

Pertandingan Sepak Bola Ricuh, Satu Orang Ditikam

ILUSTRASI

BUTONPOS.COM, BATAUGA – Memeriahkan HUT RI ke-72, di Kecamatan Sampolawa digelar pertandingan sepak bola antar desa. Pada Kamis (10/8), pertandingan mempertemukan tim Desa Gunung Sejuk dan Gerak Makmur.

Pertandingan yang digelar di Lapangan Sadar, Kelurahan Jayabakti itu diwarnai aksi kejar-kejaran di luar lapangan antara suporter. Kericuhan itu terjadi sekitar pukul 17.30 Wita, akibat keputusan wasit sehingga terjadinya gol yang diciptakan pemain Desa Gerak Makmur.

Saling ejek, adu mulut antara suporter itu ternyata terus berlanjut. Melihat kondisi itu, pihak kepolisian dari Polsek Sampolawa berupaya mengamankan situasi, namun tidak diindahkan. Aksi kejar-kejaran antara dua kelompok massa di luar lapangan tidak bisa terelakan. Aparat kepolisian yang bertugas berupaya melerai kedua kelompok dan menghimbau agar menahan diri dan tidak terprovokasi.

Namun, dari kericuhan itu, seorang terkena tikaman di dada kiri. Korban adalah Muhammad Salman Sanur (21) langsung dilarikan ke Puskesmas Sampolawa yang selanjutnya dirujuk ke RSUD Palagimata Kota Baubau untuk mendapatkan perawatan intensif.

Di temui di RSUD Palagimata, korban Muhammad Salman Sanur mengatakan, kericuhan tersebut terjadi saat pertandingan berlangsung. Kericuhan bermula dari pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu pemain dari Desa Gunung Sejuk yang kemudian tidak diterima pihak lawan. Ditambah provokasi dari suporter yang membuat suasana semakin memanas yang kemudian berujung pada penikaman dirinya.

“Pada saat pertandingan berlangsung memang sudah sempat ricuh, namun pada kesempatan itu masih sempat diamankan. Penikaman terjadi setelah pertandingan selesai, pada saat kami mau pulang ke desa kami, sekitar pukul 17.30 Wita,” terang Salman.

Pada saat terjadi kericuhan setelah pertandingan, sambung Salman, ia dan teman-teman satu timnya sudah berada di dalam mobil. Pada saat itu pula, para suporter terus menyerang dan melempari mobil yang mereka tumpangi dengan batu.

Prev1 of 2

Click to comment

BERITA POPULER

To Top