Pidana Pemilu Umar Arsal Masuk Jaksa – Buton Pos
Politik

Pidana Pemilu Umar Arsal Masuk Jaksa

BUTONPOS.COM, BAUBAU – Penyidikan terhadap dugaan tindak pidana Pemilu yang menyeret anggota DPR RI, Umar Arsal mengalami perkembangan. Berkas perkaranya kini sudah dilimpahkan atau tahap satu untuk diteliti Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau.

Penyidik Polres Baubau yang tergabung dalam sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menyerahkan berkas perkara legislator senayan itu sejak Selasa (12/3). Jaksa punya waktu tiga hari untuk meneliti berkas tersebut.

“Kita masih tunggu penelitian berkas dari kejaksaan. Kalau ada yang kurang akan dikembalikan ke kami,” ungkap Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Ronald Arron Maramis dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/2).

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Baubau, Wa Ode Frida Vivi Oktavia mengakui, dalam rapat Gakkumdu ke-tiga, pihaknya tetap kukuh menganggap sunatan massal yang diselenggarakan Umar Arsal terdapat unsur dugaan tindak pidana Pemilu.

“Gakkumdu itu terdiri dari Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan. Nah, pendapat Bawaslu masih sama dengan rapat pembahasan ke-dua lalu,” ujar Frida dikonfirmasi di aula salah satu hotel di Baubau, kemarin.

Sebelumnya, Umar Arsal menuturkan, sunatan massal di Kelurahan Batulo Kecamatan Wolio itu dilakukan timnya. Politisi Partai Demokrat itu juga mengaku tidak hadir dan tidak pernah mengintruksikan timnya membagikan kartu nama dan lain-lain yang berkaitan dengan kampanye pada bakti sosial tersebut.

“Sunat itu kan memang obyeknya anak-anak, bukan orang dewasa. Kegiatan itu tim saya yang laksanakan, saya sendiri tidak hadir. Kecuali saya hadir dan orasi di tempat yang ada anak-anak, itu melanggar,” tukas Umar Arsal usai diperiksa penyidik di kantor Bawaslu Baubau, Senin (4/2).

Untuk diketahui, Legislator Senayan dua periode yang kembali mencalonkan diri itu disangkakan melanggar Undang-undang (UU) nomor 7/2017 tentang Pemilu pasal 280 ayat (1) huruf j tentang memberikan materi lainnya dan pasal 280 ayat (2) huruf k tentang pelibatan warga negara yang tidak memiliki hak pilih dalam hal ini anak-anak. (exa)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top