Pilcaleg 2019, KPU Mubar Usul Tiga Dapil – Buton Pos
Suara Muna

Pilcaleg 2019, KPU Mubar Usul Tiga Dapil

KPU Mubar menggelar rapat kerja (Raker) bersama partai politik dan masyarakat terkait pemetaan Dapil untuk Pilcaleg 2019 mendatang, Selasa (14/11)

BUTONPOS.COM, MUNA – Menghadapi pemilihan calon legislatif (Pilcaleg) 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna Barat (Mubar) mulai melakukan penataan daerah pemilihan (Dapil). Selasa (14/11), lembaga penyelenggara Pemilu itu menggelar rapat kerja (Raker) bersama partai politik (Parpol) dan masyarakat selaku pemangku kepentingan dalam rangka pemetaan Dapil yang digunakan sebagai acuan pada Pilcaleg mendatang.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Mubar, Awaluddin Usa menerangkan, tujuan dari Reker ini untuk mendapatkan masukan dari Parpol dan masyarakat terkait pemetaan Dapil. Dari masukan itu, KPU akan membuatkan simulasi.

“Misalnya kalau tiga Dapil, seperti apa. Itu nantinya kita buat simulasinya,” kata Awaluddin, disela-sela Raker di salah satu Hotel di Muna, kemarin.

KPU sendiri sudah punya rancangan usulan pemetaan Dapil. Dari 11 kecamatan di Mubar, KPU memetakan tiga Dapil dan perolehan kursi di DPRD. Dapil I meliputi Kecamatan Kusambi, Napanokusambi dan Sawerigadi dengan perolehan 6 kursi. Dapil II, Kecamatan Barangka, Lawa, Wadaga, Tiworo Selatan 7 kursi dan Dapil III, Kecamatan Maginti, Tiworo Tengah, Tiworo Utara, Tiworo Kepulauan 7 kursi.

Pada tiga Dapil itu total jumlah kursi di dewan sebanyak 20. Penetapan perolehan kursi itu, karena jumlah penduduk di Mubar sebanyak 78360 jiwa. “Karena jumlah penduduk di bawah 100 ribu, maka total perolehan kursinya 20. Tapi itu baru usulan. Nanti akan disepakati bersama para pemangku kepentingan,” terangnya.

Dalam rancangan penyusunan Dapil itu, KPU mempertimbangkan beberapa hal. Pertama soal kesetaraan suara. Dimana, satu suara itu nilainya satu. Lalu asas proposinal yang mengatur penetapan jumlah kursi dalam satu Dapil dangan jumlah besar. Kemudian menyangkut integritas wilayah, letak geografis dan kohentivitas yang berkaitan dengan sosial budaya dan sejarah. (cr1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!