Plt Kadis Pendidikan Diminta Pangkas Dana Perjalanan Dinas – Buton Pos
Suara Butur

Plt Kadis Pendidikan Diminta Pangkas Dana Perjalanan Dinas

TATAP MUKA: Bupati Abu Hasan di dampingi Kadis Pendidikan Agus Pria Budiana saat bertatap muka dengan pegawai Diknas Butur

BUTONPOS.COM, BURANGA – Satu persatu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Buton Utara (Butur) dievaluasi oleh Bupati Butur Abu Hasan. Setelah BKDSDM dan Dinas PUPR Butur, kali ini orang nomor satu di jazirah Utara Pulau Buton itu mengevaluasi dan bertatap muka langsung bersama PNS Dinas Pendidikan Butur.

Dalam acara tersebut, Bupati memberikan arahan dan bimbingan kepada seluruh ASN dan tenaga magang terkait peningkatan kualitas pendidikan di Butur. Bupati yang juga mantan Kepala Dispora Butur menghimbau untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kepada masyarakat.

Utamanya, lanjut Ketua Syarikat Islam Sultra itu, tidak boleh ada yang bermalas-malasan masuk kantor.

Selain itu pula agenda tatap muka dengan para pegawai Diknas Butur itu, Abu Hasan memerintahkan kepada Plt Kadis Pendidikan untuk terus memonitoring bawahannya dan memangkas anggaran perjalanan Dinas.

“Perjalanan dinas harus dikurangi, begitu juga yang akan izin belajar tanpa seizin saya (Bupati) tidak akan diizinkan,” jelas dia.

Selain itu, Ketua KONI Butur itu juga berjanji akan menaikan 75 persen honor para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Butur di tahun 2018 mendatang. Sebab, menurutnya gaji yang saat ini diterima yakni Rp 150 ribu perbulan tidak sebanding dengan tanggungjawab mereka dalam mencerdaskan anak bangsa.

Karena, lanjut Abu Hasan, mengajar di PAUD kerjanya cukup susah. Apalagi mengurus anak-anak kecil yang kadang kala muridnya ada yang menangis. Makanya honornya perlu kita naikan.

“Dari Rp 150 ribu, tahun 2018 kita akan naikan menjadi Rp 500 ribu,” janji Abu Hasan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD Diknas Butur Mustafa, menyambut baik terobosan yang dilakukan oleh Bupati Butur Abu Hasan dengan menaikan insentif para tenaga pendidik PAUD. Sebab kinerja mereka sangat susah, apalagi mengurus anak kecil. (m7)

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!