Polsek Kulisusu Amankan 60 Kilogram Handak – Butonpos
Hiburan

Polsek Kulisusu Amankan 60 Kilogram Handak

BARANG BUKTI: Sejumlah barang bukti bahan peledak disita dan diamankan

BUTONPOS.COM, BURANGA – Aparat Polsek Kulisusu mengamankan 60 kilogram bahan peledak (Handak) bom ikan merk pupuk Matahari di Desa Banubanua Jaya, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sabtu (7/10) malam.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menangkap tiga orang pelaku, yakni Riki (32), Jainudin Sahupala (50) dan Salim (35).

Kapolsek Kulisusu, AKP Susanto SE menuturkan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat. Kemudian pihaknya melakukan pengintaian dan penyelidikan di lapangan. “Sebelumnya kami sudah intai selama dua minggu,” kata Susanto, saat ditemui di Mapolsek Kulisusu, Sabtu (7/10) malam.

Setelah yakin keberadaan Handak tersebut ada di TKP, aparat kepolisian langsung melakukan penyergapan di tiga lokasi sekaligus pada pukul 20.30 Wita. Operasi ini melibatkan 20 personil yang dipimpin AKP Susanto.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil penangkap tiga orang nelayan, yakni Riki alias Reno warga Desa Banubanua Jaya, Jainudin Sahupala warga Desa Konde Kecamatan Kambowa dan Salim alias Atu warga Banubanua Jaya Kecamatan Kulisusu.

Dari tangan para pelaku ini, polisi mengamankan barang bukti (BB) pupuk merk Matahari kurang lebih 60 Kg. Handak tersebut dipecah-pecah dalam beberapa bagian. Bahkan, ada yang sudah dirakit jadi bom ikan sebanyak dua botol.

Berikut daftar BB yang diamankan polisi, yakni korek api kayu merk polar bear sebanyak 150 buah yang sudah diambil belerangnya untuk mesiu, minyak tanah empat botol, 44 bungkus pupuk Matahari, lima botol bir berisi pupuk, satu botol aqua berisi pupuk, dua botol sprite berisi pupuk, satu jerigen berisi dua liter pupuk, enam bungkus plastik isi pupuk, satu saringan teh, tujuh buah benang sumbu, dua ember hitam dan satu ember cat.

Susanto menuturkan, berdasarkan pengakuan sementara para pelaku, Handak tersebut disuplai dari Kendari. “Untuk sementara pengakuannya dari Kendari. Tapi kami masih kembangkan,” tandasnya.

Ia menambahkan, operasi cipta kondisi (Cipkon) yang digalakkan Polsek Kulisusu atas perintah Kapolres Muna. Sasarannya penyakit masyarakat, preman, senjata tajam (Sajam), senjata api (Senpi) dan Handak.(m7/ary)

Click to comment

BERITA POPULER

To Top